Senin, 27 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Rekomendasi Musik Indonesia

5 Musik Indonesia Terbaru, Kunto Aji hingga Nadhif Basalamah

Kunto Aji, akhirnya menyapa kembali penikmat musik Indonesia lewat karya terbarunya berjudul ‘Salam Pada Rindu’.

Penulis: Robbyan Abel Ramdhon | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
Tim Kunto Aji
Kunto Aji pelantun lagu 'Salam Pada Rindu'. 

Savira Razak yang merupakan mantan vokalis Killing Me Inside di era 2014 -2017 kembali ingin menunjukkan kualitas vokal dan musikalitasnya melalui Group Duo KIRA.

Demikian pula dengan Faizal Permana yang saat ini mulai menjadi sorotan penikmat musik indie di Indonesia karena performance kolaborasinya ada dimana-mana dan tentunya karena vokalnya yang berkualitas.

Diharapkan karya-karya KIRA dapat berbicara banyak di Industri Musik Indonesia dan Dunia.

Semoga kehadiran KIRA dapat menambah warna dalam industri musik Indonesia.

Kira tengah merilis single perdana berjudul “Tokoh Utama”.

“Tokoh Utama” menceritakan tentang kisah cinta dari dua sudut pandang yang berbeda, di mana salah satu dari mereka masih terjebak dengan masa lalunya.

5. Wonder In Time - Nadhif Basalamah

Nadhif Basalamah membuktikan eksistensinya dengan merilis sebuah EP perdana berjudul wonder in time. Album secara urut menampilkan total lima lagu, yaitu “do you still wanna carry me”, “to be with me”,“eventually”, “without me (sera)”, dan “wonder in time”.

Dua lagu dari daftar tersebut “to be with me” dan “without me (sera)” sudah rilis lebih dulu. Sementara “eventually” yang hadir dengan aransemen berbeda di album merupakan single lepasan yang rilis pertama kali 2020 lalu.

Sekitar lima single lepasan lain yang mengawali perjalanan Nadhif tak masuk ke daftar album, termasuk lagu perdana “After School Sad Session” karena ia ingin menunjukkan identitas yang baru sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu.

“Lagu-lagu yang ada di EP ini adalah lagu-lagu yang personal untuk banyak orang yang terlibat dalam proses penggarapan EP ini. Jadi, ketika memilih lagu pun saya berusaha sebijaksana mungkin dalam hal ini, “ kata Nadhif.

Rangkuman perasaan Nadhif saat ia mengalami kegembiraan dan ketidakpastian menjadi tema album.

Sebagai pembuktian bahwa cinta bukan lah suatu perjalanan yang linier, melainkan seseorang yang tepat pada akhirnya akan datang mengisi kehidupan.

Nadhif melewati proses pembuatan mini album selama kurang lebih enam bulan dari mulai rekaman lagu pertama sampai lagu kelima.

Ia menuliskan lagu-lagunya bersama Pasha Mahindra dan Rayhan Noor yang juga bertindak sebagai produser album.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved