Sabtu, 2 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Simak Fadhilah Sholawat Jibril dan Cara Mengamalkannya secara Istiqamah

Sholawat bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana mendapatkan syafaat beliau pada hari kiamat.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
pexels.com
Ilustrasi sholawat. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Sholawat bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jembatan rindu dan wujud cinta seorang hamba kepada baginda Nabi Muhammad SAW.

Di dalamnya, teruntai doa-doa tulus yang kita langitkan agar Allah SWT senantiasa memuliakan sang Rasul dengan limpahan rahmat dan berkah yang tak terputus.

Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim)

Kementerian Agama menjelaskan bahwa ada beberapa jenis sholawat di antaranya sholawat Nabi Muhammad, sholawat Ibrahimiyah, sholawat Jibril, sholawat Nariyah, dan lainnya.

Sholawat bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana mendapatkan syafaat beliau pada hari kiamat.

Sholawat Jibril
 صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Shallallaahu ‘Ala Muhammad Shollallaahu ‘alaihi wasallam.

Artinya: "Semoga Allah melimpahkan shalawat atas Muhammad, shalawat atas keluarga serta keselamatan atasnya."

Kisah Sholawat Jibril
 
Dalam laman Kementerian Agama wilayah Asahan dijelaskan kisah awal mula adanya shalawat Jibril saat Nabi Adam AS berada di dalam surga seorang diri kesepian.

Shalawat Jibril, yang menyebut dan mengajarkannya pertama kali adalah malaikat Jibril.

Setelah Allah menciptakan Hawa, teman hidup di surga untuk Nabi Adam agar tidak kesepian, Nabi Adam langsung ada ketertarikan kepada Hawa saat melihat pertama kali.

Saat Nabi Adam hendak memegang Hawa, malaikat Jibril yang mengetahui hal itu menghentikannya.

Malaikat Jibril mengatakan kepada Nabi Adam, itu belum halal, disuruh nikah dulu, pakai mahar (mas kawin).

Nabi Adam bertanya, "Maharnya apa?"

Malaikat Jibril akhirnya membisiki Nabi Adam mengajarkan shalawat tersebut sebagai mahar untuk pernikahannya.

Fadhilah Shalawat Jibril adalah agar semua hajat dikabulkan Allah SWT asalkan istiqamah dalam membacanya.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved