Senin, 8 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Panduan Salat Sunah di Maqam Ibrahim bagi Jemaah Haji dan Umrah

Jemaah haji atau umrah disunahkan melaksanakan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah tawaf.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
Dok. Media Center Haji Kemenag
MASJIDIL HARAM - Penampakan area perluasan ketiga Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Jemaah haji atau umrah disunahkan melaksanakan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah tawaf dengan membaca Surah Al-Kafirun dan Al-Ikhlas, atau bisa dilakukan di area lain Masjidil Haram jika kondisi tidak memungkinkan. 

Ringkasan Berita:
  • Jemaah haji atau umrah disunahkan melaksanakan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah tawaf dengan membaca Surah Al-Kafirun dan Al-Ikhlas, atau bisa dilakukan di area lain Masjidil Haram jika kondisi tidak memungkinkan.
  • Penetapan Maqam Ibrahim sebagai tempat salat didasarkan pada dalil Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW, yang berfungsi sebagai pengingat bagi umat Islam akan sejarah perjuangan nabi serta pentingnya keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.

TRIBUNLOMBOK.COM - Jemaah haji atau umrah disunahkan untuk melakukan sholat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim yang berada di dekat Ka'bah.

Kata "Maqam" tersebut bukan berarti makam, melainkan batu pijakan Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka'bah bersama putranya, Nabi Ismail AS.

Batu ini diyakini berasal dari surga dan kini tersimpan dalam struktur emas di dekat Ka'bah, menampung jejak kaki beliau sebagai bukti sejarah.

Dalam Al-Quran disebutkan bahwa Maqam Ibrahim dijadikan lokasi untuk sholat.

Allah SWT berfirman: “Dan jadikanlah Maqam Ibrahim itu sebagai tempat salat.” (QS. Al-Baqarah: 125)

Selain itu, Rasulullah SAW juga menunaikan sholat sunah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, sebagaimana disebutkan dalam hadis.

Dari Jabir bin Abdullah RA, ia berkata: “Ketika Nabi SAW tiba di Makkah, beliau melakukan thawaf di Ka’bah tujuh putaran. Kemudian beliau datang ke Maqam Ibrahim dan membaca: ‘Dan jadikanlah Maqam Ibrahim tempat shalat.’ Lalu beliau shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim.” (HR. Muslim)

Bagi jemaah haji atau umrah, sholat sunah dua rakaat ini dilakukan setelah tawaf ifadah, yaitu mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali dan dimulai dari Hajar Aswad, dengan posisi Kabah berada di sebelah kiri jemaah.

Tata Cara Sholat Sunah 2 Rakaat di Belakang Maqam Ibrahim

Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan cara melaksanakan sholat sunah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim AS.

Sholat sunah ini dilakukan sama seperti sholat sunah pada umumnya.

Jika tidak memungkinkan, sholat sunah ini dapat dilakukan di mana saja, di dalam Masjidil Haram.

Adapun cara pelaksanaan salat tersebut, setelah membaca al-Fātihah pada rakaat pertama, membaca Surat al- Kafirūn.

Pada rakaat kedua setelah membaca al-Fātihah, membaca Surat al-Ikhlaş.

Setelah melakukan sholat sunah di belakang Maqam Ibrahim, jemaah haji atau umrah dapat memanjatkan doa sebagai berikut ini, yang dikutip dari buku Doa dan Dzikir Haji dan Umrah 1447 H/2026 M yang disusun oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Doa Setelah Salat Sunah di Belakang Maqam Ibrahim

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved