BPJS Kesehatan Mataram Perbarui Data Peserta JKN bagi Anggota TNI dan Polri

Kegiatan ini bertujuan melakukan penyesuaian data peserta dan anggota keluarga pada masing-masing satuan kerja yang telah terdaftar program JKN.

Editor: Dion DB Putra
BPJS KESEHATAN CABANG MATARAM
BPJS Kesehatan Cabang Mataram menggelar kegiatan dalam rangka pemutakhiran data bagi anggota TNI dan Polri pada Selasa (5/7/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - BPJS Kesehatan Cabang Mataram menggelar kegiatan dalam rangka pemutakhiran data bagi anggota TNI dan Polri pada Selasa (5/7/2022).

Kegiatan ini bertujuan melakukan penyesuaian data peserta dan anggota keluarga pada masing-masing satuan kerja (satker) yang telah terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca juga: Sukses Pertahankan WTM, Ini Sejumlah Capaian BPJS Kesehatan di Tahun 2021

Baca juga: Petugas BPJS SATU! Siap Bantu Peserta JKN-KIS di Rumah Sakit

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Sarman Palipadang menyampaikan rekonsiliasi data ini diadakan untuk menyamakan data yang belum sesuai dikarenakan pelaporan yang belum optimal terkait perubahan data peserta meliputi peserta keluar, peserta meninggal, mutasi satker atau perubahan gaji.

“Saya harap dengan diadakannya rekonsiliasi ini bisa melengkapi data perubahan sesuai dengan kondisi saat ini sehingga tidak ada permasalahan terkait data kedepannya,” ujar Sarman.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menjelaskan tentang program terbaru dari BPJS Kesehatan yang dapat memudahkan peserta melakukan perubahan data tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

“BPJS Kesehatan telah menyediakan Aplikasi Mobile JKN untuk peserta JKN dalam merubah data, salah satunya yaitu perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Sehingga peserta dapat dengan mudah melakukan perubahan data di mana dan kapan pun. Bukan hanya Aplikasi Mobile JKN saja yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan tetapi masih ada layanan tanpa tatap muka lainnya yang bisa diakses oeh peserta, seperti PANDAWA, BPJS Kesehatan Care Center 165, CHIKA, VIKA dan lainnya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Watpres RO SDM Polda NTB, Abdurrahman berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan agar seluruh anggota TNI dan Polri dapat memahami apa yang menjadi kewajibannya sebagai peserta JKN sekaligus abdi negara yang taat regulasi.

"Apabila ada perubahan data seperti yang pindah tugas dan lain sebagainya sehingga dapat segera dilaporkan ke BPJS Kesehatan untuk dapat disesuaikan datanya sehingga tidak ada lagi ketidaksesuaian data antara satker dengan BPJS Kesehatan,” kata Abdurrahman. (*)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved