Halal Bihalal di Labuhan Haji, Sekda Tekankan Fondasi BERAKHLAK untuk ASN

Menutup bulan Syawal, Kecamatan Labuhan Haji menggelar halal bihalal yang diikuti seluruh elemen, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur
Sekda HM Juaini Taofik hadir dalam acara halalbihalal di Halaman Kantor Camat Labuhan Haji, Selasa (31/5/2022) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Menutup bulan Syawal, Kecamatan Labuhan Haji menggelar halal bihalal yang diikuti seluruh elemen, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru.

Memberikan sambutan dalam acara yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Labuhan Haji, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM Juaini Taofik mengapresiasi kegiatan yang berlangsung Selasa (31/5/2022).

"Tidak semua Kecamatan melaksanakan kegiatan seperti ini. Saya harapkan pyla kegiatan ini dapat menguatkan kembali semangat pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Sekda juga mengingatkan tugas dan kewajiban melayani masyarakat kepada para aparatur, utamanya ASN.

Baca juga: Presiden Jokowi Terima Gelar Adat Sebagai Mosalaki Ulu Beu Eko Bewa dari Masyarakat Ende

Sekda menguraikan fondasi baru bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

ASN harus berorientasi, pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif (BERAKHLAK).

Sekda Juaini juga meminta seluruh pihak, utamanya ASN, menjaga harmonisasi. Ia melihat ASN memiliki kemampuan memengaruhi orang banyak. Karena itu ia meminta para ASN dapat menjalankan fungsi dengan baik.

Sekda juga menginformasikan satu diantara fokus pembangunan di Kabupaten Lombok Timur.

Baca juga: Bupati Lombok Timur Terima Sertifikat Bebas Malaria dari Kementrian Kesehatan RI

"Pembangunan di Lombok Timur saat ini fokus untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui bidang pendidikan dan kesehatan," jelasnya.

"Untuk itu saya meminta, informasi tersebut dapat diteruskan kepada masyarakat agar memahami kondisi saat ini," lanjutnya.

Di mana Pemda tidak dapat mewujudkan sejumlah program yang sudah dijanjikan seperti perbaikan jalan maupun rehab sekolah karna memang pemda juga sekaligus masih mengatasi pandemi yang hingga saat ini belum usai, hal itu lah yang juga menyedot anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Menutup sambutannya Sekda menyampaikan pengangkatan ASN melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dilakukan secara proporsional sesuai kebutuhan.

Namun pengangkatan itu tetap harus mempertimbangkan kemampuan Daerah.

Oleh karenanya lah, Pemda sudah mengusulkan kebutuhan PPPK untuk tahun 2022 ini.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved