Hepatitis Akut Menular Lewat Asupan Makanan, Lebih Banyak Menyerang Balita

Menteri Budi Gunadi meminta masyarakat rajin cuci tangan dan memastikan kebersihan dari makanan yang masuk ke mulut.

Editor: Dion DB Putra
KOMPAS.COM/RASYID RIDHO
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

TRIBUNLOMBOK.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, virus yang menyebabkan penyakit hepatitis akut menular lewat asupan makanan. Virus ini lebih banyak menginfeksi anak di bawah lima tahun alias balita.

Menteri Budi Gunadi meminta masyarakat rajin cuci tangan dan memastikan kebersihan dari makanan yang masuk ke mulut.

Penyakit hepatitis akut diketahui menyerang anak-anak usia di bawah 16 tahun.

Baca juga: Kronologi Bocah 7 Tahun Diduga Meninggal karena Hepatitis Akut, Masuk RS dengan Kondisi Tak Sadar

Baca juga: Cara Mencegah Hepatitis Akut pada Anak, Waspadai Penularan Lewat Saluran Cerna dan Pernafasan

"Apa yang perlu dilakukan masyarakat yang pertama adalah virus ini menular melalui asupan makanan yang lewat mulut. Jadi, kalau bisa rajin cuci tangan, jadi kita pastikan apa yang masuk ke anak-anak kita untuk bersih, karena ini menyerang di bawah 16 tahun lebih banyak lagi di bawah lima tahun," ujar Budi saat memberikan paparan hasil evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara virtual, Senin (9/5/2022).

Menkes menjelaskan, ciri-ciri penyakit hepatitis akut ditandai dari demam dan tingginya indikator serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT).

"SGPT dan SGOT itu normalnya di level 30-an. Kalau udah naik agak tinggi lebih baik refer ke fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) terdekat," kata Budi Gunadi.

Saat ini Menkes telah berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat serta Inggris mengenai penyakit hepatitis akut yang belakangan marak terjadi.

Namun, belum diketahui secara pasti virus penyebab penyakit yang banyak menyerang anak-anak usia di bawah 16 tahun ini.

"Kesimpulannya belum bisa dipastikan virus apa yang 100 persen menyebabkan adanya penyakit hepatitis akut ini," kata Budi.

Budi mengatakan, saat ini, Indonesia bekerja sama dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Amerika serta Inggris dalam upaya mendeteksi penyebab hepatitis akut.

Kemungkinan besar, penyakit ini disebabkan oleh Adenovirus strain 41. Namun, ada pula kasus yang bukan disebabkan oleh Adenovirus strain 41.

"Jadi kita masih melakukan penelitian bersama-sama dengan Inggris dan Amerika untuk memastikan penyebabnya apa," demikian Budi Gunadi Sadikin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudulMenkes: Hepatitis Akut yang Serang Anak-anak Menular Lewat Asupan Makanan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved