Sabtu, 25 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Cara Hitung Upah Lembur Bekerja di Hari Libur Nasional, Pengusaha Bisa Disanksi Bila Tak Bayar

Kemnaker menegaskan pengusaha wajib membayar upah lembur kepada pekerja yang tetap bekerja

pixabay.com
Ilustrasi tenaga kesehatan 

- Jam kesepuluh, kesebelas, dan kedua belas, dibayar empat kali upah sejam

Contoh Kasus

Pada Hari Raya Idul Fitri 2022, seorang pekerja yang kerjanya adalah 6 hari kerja 40 jam dalam seminggu bekerja lembur selama 7 jam.

Kemudian, upah bulanannya Rp 4 juta.

Maka, cara menghitung upah lemburnya, ialah:

1. Menghitung Upah per-jam

Rumus menghitung upah per-jam= upah bulanan : 173.

Rp 4.000.000 : 173 = Rp 23.121,387

2. Kalikan Upah per-jam dengan Lama Kerja Lembur

Upah kerja lembur untuk pekerja dengan waktu kerja 6 hari kerja 40 jam seminggu adalah 2 kali upah sejam untuk 7 jam pertama.

Karena kerja lembur dilakukan selama 7 jam, maka upah lembur yang berhak didapatkan pekerja tersebut adalah 7 x 2 x Rp 23.121,387 = Rp 323.699,418.

Adapun, sebagai informasi berikut ini jenis pekerjaan yang dijalankan secara terus-menerus berdasarkan Kepmenakertrans Nomor KEP-233/MEN/2003 Tahun 2003 tentang Jenis dan Sifat Pekerjaan yang Dijalankan Secara Terus Menerus:

- Pelayanan jasa kesehatan

- Pelayanan jasa transportasi

- Jasa perbaikan alat transportasi

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved