Polisi Imbau Penyaluran BLT Minyak Goreng di Lombok Tengah Tetap Taat Prokes

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng di Lombok Tengah (Loteng) kini sudah mulai dilaksanakan.

Dok. Istimewa
Kegiatan Penyaluran Bantuan BPNT dan BLT kepada Masyarakat di Kantor Desa Pemepek, Lombok Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com Lalu M Gitan Prahana

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng di Lombok Tengah (Loteng) kini sudah mulai dilaksanakan.

Di antaranya penyaluran bantuan yang dilakukan di Kantor Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata Loteng, pada Senin (18/4/2022).

"Guna mengantisipasi terjadinya kerumunan, Kepolisian Sektor Pringgarata melakukan pengawalan protokol kesehatan saat dilakukan penyaluran," kata Akp Sulyadi Muchdib, Kapolsek Pringgarata.

"Di mana kami menghimbau masyarakat penerima bantuan untuk tetap mematuhi prokes, dengan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak," lanjut Kapolesek.

Baca juga: Rute Internasional Dibuka Lagi, Trafik Penerbangan Ditarget Meningkat Termasuk dari dan ke Lombok

Tidak hanya itu, pada saat penyaluran bantuan berlangsung, pihaknya bersama petugas Puskesmas Pringgarata untuk gencarkan program vaksinasi dosis 3 atau booster.

"Jadi bagi keluarga penerima manfaat yang belum melaksanakan vaksin Booster, harus divaksinasi terlebih dahulu," ungkap Akp Sulyadi.

Selain agar terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity untuk seluruh masyarakat.

Tetapi juga untuk mendukung percepatan vaksinasi covid-19 dosis 3 atau Booster yang dicanangkan pemerintah.

Baca juga: Jadwal Imsak Kota Mataram Selasa, 19 April 2022: Dilengkapi Waktu Subuh, Duha dan Magrib

"Mengingat di Loteng sendiri pelaksanaan vaksinasi tahap 3 atau Booster ini, dikategorikan masih cukup rendah," lanjut Kapolsek.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada panitia untuk mengatur jadwal penyaluran bantuan secara cermat agar tidak menimbulkan kerumunan.

"Sebab kerumunan, sangat beresiko terjadinya penularan virus covid 19," tuup Akp Sulyadi Muchdib.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved