Bulan Ramadhan

Bagaimana Hukum Berpuasa Tapi Tidur Seharian Penuh? Apakah Puasanya Sah?

Bagaimana hukumnya jika orang yang puasa itu tidur seharian penuh, apakah puasanya sah?

Editor: Lalu Helmi
pixabay.com
Ilustrasi tidur 

TRIBUNLOMBOK.COM - Bagaimana hukumnya jika orang yang puasa itu tidur seharian penuh, apakah puasanya sah?

Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam melalui Instagramnya memberikan jawaban terkait hal itu.

Perkara tidurnya seseorang saat berpuasa ini telah dijelaskan oleh Syeikh Ibnu Qudamah al-Maqdisi dalam kitab Al-Mughni.

Baca juga: Ingin Terhindar Dari Kesulitan? Amalkan Doa Nabi Yunus Ini, Lengkap Dengan Tata Caranya

Baca juga: Bagaimana Hukum Mimpi Basah di Siang Hari Saat Ramadhan? Apakah Puasa Batal? Simak Penjelasannya

Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa, “Tidur tidak mempengaruhi keabsahan puasa, baik tidurnya di sepanjang siang hari atau hanya di sebagian hari saja.”

Orang yang tidur sepanjang hari puasanya tetap sah, tapi para ulama menghukumi makruh karena tidak sesuai dengan tujuan puasa yaitu meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan memperbanyak beribadah kepada-Nya selama berpuasa.


Baca juga: Bacaan Niat Shalat Tarawih, Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaannya

Baca juga: Tata Cara Shalat Tarawih, Lengkap dengan Bacaan Niatnya

Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Siti Kasiyati, S. Ag. M. Ag mengatakan tujuan puasa adalah untuk mengharap pahala dengan meraih ridho Allah.

”Man shoma romadhona imanan wahtisaban ghufiro lahu maa taqoddama min dzanbih“

Artinya: "Barang siapa yang berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka semua dosanya yang lalu akan diampuni."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved