Bulan Ramadhan
Pekan Pertama Ramadhan: Harga Bahan Pokok di Mataram Mengalami Kenaikan, Cabai dan Daging Tertinggi
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB, Fathurrahman melaporkan lonjakan harga bahan pokok terjadi sebesar 5 hingga 10 persen.
Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Lalu Helmi
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Patayatul Wahidah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Harga bahan pokok mengalami peningkatan selama pekan pertama bulan Ramadhan.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB, Fathurrahman melaporkan lonjakan harga bahan pokok terjadi sebesar 5 hingga 10 persen.
Sementara, harga dua komoditas melambung hingga 15 persen yakni cabai dan daging.
Baca juga: BBPOM di Mataram Temukan Kerupuk Mengandung Boraks, Disdag NTB: Distributor Nakal Akan Kita Awasi
Baca juga: Cerita Pedagang di Mataram Tetap Buka saat Puasa, Sadar Dosa Tapi Nekat Jualan Demi Bayar Utang
Menurutnya, harga cabai kini telah mencapai kisaran Rp 60 ribu per kilogram dari harga normal di kisaran Rp 35 ribu.
“Seperti cabai harganya melonjak dari Rp 35 ribu sekarang di hampir Rp 60 ribu,” kata Fathurrahman, Jumat (8/4/2022).
Kemudian daging dari beragam varian seperti daging sapi dan daging ayam, kata Fathurrahman juga mengalami kenaikan harga.
Saat ini daging sapi has luar berada di kisaran harga Rp 120 ribu per kilogram, sedangkan daging ayam broiler/ras berada di kisaran harga Rp 42 ribu per kilogram.
Pantauan Tribunlombok.com, Jumat (8/4/2022) di Pasar Kebon Roek sejumlah harga bahan pokok mengalami fluktuasi harga.
Beras dengan kualitas medium berada di kisaran harga Rp 10 ribu per kilogram dan beras kualitas premium seharga Rp 11 ribu per kilogram.
Sementara gula pasir putih maupun kuning dipatok dengan harga yang sama yakni Rp 14 ribu per kilogram.
Bawang merah berada di kisaran harga Rp 32 ribu per kilogram dan bawang putih seharga Rp 25 ribu per kilogram.
Kenaikan harga bahan pokok ini, kata Fathurrahman merupakan fenomena yang biasa terjadi selama hari keagamaan.
Permintaan akan kebutuhan bahan pokok meningkat sebabkan kenaikan harga.
Oleh karena itu Fathurrahman menghimbau kepada masyarakat selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk bisa menjadi konsumen yang bijak berbelanja.
“Berbelanja diharapkan disesuaikan dengan kebutuhannya saja,” pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/aktivitas-pedagang-cabai-di-pasar-kebon-roek-kota-mataram.jpg)