Selasa, 14 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Harga BBM Naik 3 Maret 2022 Termasuk di NTB, Ini Rinciannya

Ada 3 jenis BBM yang mengalami kenaikan harga, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex

pertamina.com
Ilustrasi petugas SPBU mengisi BBM 

TRIBUNLOMBOK.COM - Hari ini Kamis (3/3/2022) harga BBM naik, termasuk untuk wilayah NTB.

Ada 3 jenis BBM yang mengalami kenaikan harga, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

"Pertamax dan Pertalite tidak ada perubahan," kata Corporate Secretary Subholding Commercial And Trading Pertamina Irto Ginting Kamis (3/3/2022), dikutip dari Kompas.com.

Ia menjelaskan, kenaikan beberapa jenis BBM ini dilakukan setelah adanya lonjakan harga minyak mentah dunia yang saat ini menyentuh level 110 dollar AS per barrel.

Baca juga: Stok Minyak Goreng di Sumbawa Diprediksi Normal Minggu Ini, Ada Pasar Murah Sistem Kupon

Baca juga: Ratusan Liter Minyak Goreng di Bima Ludes Dalam Sejam

Baca juga: Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng Jelang MotoGP, Pemkot Mataram Minta Tambahan Stok ke Pusat

Harga baru ini akan ditinjau rutin setiap dua minggu.

Meski mengalami kenaikan, harga BBM yang dipatok Pertamina masih lebih kompetitif dibandingkan operator lainnya.

Menurutnya, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex merupakan BBM untuk golongan masyarakat mampu yang porsinya hanya 3 persen dari total konsumsi BBM nasional.

Kenaikan harga beberapa jenis BBM ini merupakan kedua kalinya dalam kurun waktu dua minggu, setelah sebelumnya naik pada 12 Februari 2022.

kenaikan harga minyak mentah dunia telah menembus USD 110 per barel per hari ini, menyusul konflik Rusia-Ukraina yang semakin memanas.

Harga minyak mentah dunia ini adalah yang tertinggi sejak tahun 2014 yang rata-rata mencapai USD 93,17 per barel.

Presiden Joko Widodo Selasa (1/3/2022) menegaskan, kenaikan harga minyak ini harus diwaspadai untuk mencegah terjadinya kelangkaan energi.

"Kelangkaan energi. Dulu sebelum perang harganya naik karena kelangkaan. Ditambah perang (harganya) naik lagi. Sekarang harga per barel sudah di atas 100 US Dollar yang sebelumnya hanya 50-60 (dollar AS)," ujar Jokowi seperti dikutip dari siaran pers Pertamina dalam laman resminya, Rabu (2/3/2022).

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, Pertamina terus mencermati kenaikan harga minyak mentah dunia dan dampak-dampak strategisnya.

Namun yang pasti, kata Fajriyah, Pertamina berupaya menjaga pasokan BBM dan LPG nasional, menjamin distribusi BBM dan LPG tersebut sampai ke seluruh masyarakat Indonesia.

Serta memastikan keberlanjutan ekosistem energi nasional di tengah tantangan harga minyak mentah dunia yang terus melambung ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved