Rabu, 15 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Mahfud MD Tekankan Pentingnya Tradisi Keilmuan saat Studium Generale di UIN Mataram

Mahfud MD menegaskan bahwa kampus harus tetap menjadi ruang ilmiah murni dan memperingatkan agar forum akademik tidak bergeser.

Editor: Laelatunniam
Istimewa
KULIAH UMUM - Mahfud MD saat membuka kegiatan Studium Generale yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram pada Selasa (14/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Mahfud MD menegaskan bahwa kampus harus tetap menjadi ruang ilmiah murni dan memperingatkan agar forum akademik tidak bergeser menjadi panggung politik praktis atau elektoral.
  • Mahasiswa didorong untuk membangun tradisi berpikir kritis, rasional, dan memiliki rasa haus akan ilmu pengetahuan, bukan sekadar menjadi pendengar pasif dalam diskusi ilmiah.

Oleh: Sri Yulianti Baya Kollo

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Mohammad Mahfud MD menegaskan pentingnya menjaga tradisi keilmuan di lingkungan perguruan tinggi.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Studium Generale yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram pada Selasa (14/4/2026) di Auditorium Kampus 2 UIN Mataram.

Kegiatan yang mengangkat tema "Aktualisasi Ekonomi Islam yang Berkeadilan, Beretika, dan Berwawasan Lingkungan dalam Kerangka Konstitusi Indonesia" tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa serta sivitas akademika. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh antusiasme sejak awal dimulai.

Dalam sambutannya, Mahfud menegaskan bahwa forum akademik harus tetap dijaga sebagai ruang ilmiah yang terbuka untuk diskusi, bukan bergeser menjadi panggung politik praktis.

"Ini bukan politik praktis atau politik elektoral, ini ilmiah. Kita bertanya secara ilmiah dan saya akan menjawab secara ilmiah," tegasnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus membangun budaya intelektual dengan memperkuat rasa ingin tahu dan semangat belajar yang tinggi.

"Mari sekarang kita kembangkan rasa haus ilmu agar ada kemajuan-kemajuan untuk kita semua," tambahnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengingatkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan lahir dari tradisi akademik yang kuat.

Dalam tradisi tersebut, mahasiswa diharapkan aktif terlibat dalam diskusi dan tidak sekadar menjadi pendengar pasif dalam setiap kegiatan ilmiah.

Melalui pesan tersebut, ia menekankan kembali peran strategis kampus sebagai tempat tumbuhnya pemikiran kritis, rasional, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UIN Mataram dalam memperkuat atmosfer akademik, khususnya dalam pengembangan kajian ekonomi Islam yang relevan dengan tantangan sosial dan perkembangan zaman.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved