Breaking News:

Pemprov NTB Kerjasama dengan Masyarakat Urus Aset Tanah di Gili Trawangan, Bagaimana Pengelolaannya?

Pemerintah Provinsi NTB memberi kewenangan masyarakat mengelola aset di Gili Trawangan seluas 65 hektare.

TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro
Ketua Satgas Optimalisasi Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan, Ahsanul Khalik (kedua kanan) saat menemani Gubernur NTB Zulkieflimansyah menemui masyarakat Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara Selasa (11/1/2022) lalu. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Pemerintah Provinsi NTB memberi kewenangan masyarakat mengelola aset di Gili Trawangan seluas 65 hektare.

Bentuknya dengan kerja sama pemanfataan lahan yang mewajibkan masyarakat membayar kontribusi.

Aset di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara ini sebelumnya merupakan konsesi PT Gili Trawangan Indah (GTI).

Pemprov NTB sudah menceraikan PT GTI pada September 2021 lalu.

Awal baru dimulai pada Selasa (11/1/2022) kemarin.

Ditandai dengan penandatangan kerjasama pemanfataan lahan.

Yakni antara Gubernur NTB Zulkieflimansyah dengan masyarakat dan pengusaha yang menguasai lahan aset pemerintah tersebut.

Turut disaksikan Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu.

Baca juga: Bukan di Mandalika, MXGP Tetap di Samota, Gubernur Zul: Karakternya Mendukung

Ketua Satgas Optimalisasi Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan, Ahsanul Khalik menyebutkan, sebanyak 600 kepala keluarga tinggal di atas lahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved