Breaking News:

Korupsi Benih Jagung Rp15,43 Miliar di NTB, Direktur PT Sinta Agro Mandiri Divonis 8 Tahun Penjara

Direktur PT Sinta Agro Mandiri (SAM) Aryanto Prametu dihukum penjara selama 8 tahun, Senin (10/1/2022).

TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro
Direktur PT SAM Aryanto Prametu mengikuti persidangan perkara pengadaan benih jagung Senin (10/1/2022) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mataram.  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Direktur PT Sinta Agro Mandiri (SAM) Aryanto Prametu dihukum penjara selama 8 tahun, Senin (10/1/2022).

Rekanan pengadaan benih jagung tahun 2017 ini terbukti korupsi yang merugikan negara Rp15,43 miliar.

Putusan ini dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mataram.

Ketua majelis hakim Catur Bayu Sulistyo menyatakan Aryanto terbukti bersalah secara dan meyakinkan.

Yakni berdasarkan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 UU RI No20/2001 tentang perubahan atas UU RI No31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca juga: Jelang MotoGP, Pintu Masuk Kota Mataram Segera Dipercantik

“Oleh karenanya menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Aryanto Prametu dengan penjara selama 8 tahun,” kata Catur membacakan amar putusannya.

Selain itu, hakim juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp400 juta subsider 3 bulan kurungan.

Aryanto baru menitipkan sebagian kerugian negara sebesar Rp7,5 miliar.

Hakim pun menghukum Aryanto membayar sisa uang pengganti kerugian negara yang belum dibayarkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved