Breaking News:

Kasus Korupsi Dana Desa Mawu di Bima: Kerugian Negara Capai Rp 600 Juta, Mantan Kades Jadi Tersangka

Laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tahun anggaran 2017 Desa Mawu diduga tidak sesuai dengan penggunaannya.

TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro
Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Polda NTB menangani kasus korupsi dana Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Desa Mawu pada tahun 2017 mengelola anggaran sebesar Rp 1,4 miliar.

Laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tahun anggaran 2017 ini diduga tidak sesuai dengan penggunaannya.

Dugaan penyimpangannya berdasarkan penelusuran terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Mawu.

Satu di antaranya yang paling besar dari proyek fisik pembangunan gedung serba guna dengan pagu anggaran Rp 380 juta.

Baca juga: Korupsi Benih Jagung di NTB Bikin Negara Rugi Rp27,35 Miliar, PPK Proyek Divonis 11 Tahun Penjara

Baca juga: Kejati NTB Periksa Konsultan Pengawas Tersangka Kasus Korupsi Proyek Ruang IGD-ICU RSUD Lombok Utara

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana mengatakan, proyek itu dikerjakan tidak sesuai dengan perencanaan.

Indikasinya, terdapat kekurangan volume pekerjaan pada beberapa item fisik bangunan.

Awalnya muncul dari temuan tim pendamping desa teknik infrasturktur (PDTI).

Selanjutnya, ada pula indikasi penyimpangan pada sejumlah proyek fisik lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved