Breaking News:

Korupsi Benih Jagung di NTB Bikin Negara Rugi Rp27,35 Miliar, PPK Proyek Divonis 11 Tahun Penjara

Wikanaya menyusul mantan pimpinannya, mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB Husnul Fauzi mendekam lebih lama di penjara.

Penulis: Wahyu Widiyantoro | Editor: Irsan Yamananda
TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro
PPK proyek pengadaan benih jagung di NTB Ida Wayan Wikanaya duduk di kursi persidangan mendengarkan putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mataram dalam sidang yang digelar Jumat, 7 Januari 2022. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Wahyu Widiyantoro

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Pejabat pembuat komitmen proyek (PPK) pengadaan benih jagung di NTB, Ida Wayan Wikanaya divonis 11 tahun penjara.

Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mataram menjatuhkan hukuman pada sidang yang digelar Jumat, 7 Januari 2022.

Wikanaya menyusul mantan pimpinannya, mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB Husnul Fauzi mendekam lebih lama di penjara.

Hal itu setelah majelis hakim menyatakan Wikanaya terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan.

Yakni berdasarkan dakwaan primair pasal 2 juncto pasal 18 UU RI No20/2001 tentang perubahan atas UU RI No31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Korupsi ini pada proyek pengadaan benih jagung sebanyak 480 ton.

Baca juga: Kasus Video Ceramah Hina Makam Leluhur Lombok Naik Penyidikan, Ustaz MQ Diperiksa Lagi

Baca juga: 900 Tiket MotoGP Seharga Rp15 Juta Ludes Dalam Beberapa Jam, Dirut ITDC Antusias Lihat Animo Warga

Proyek pengadaan itu dikerjakan PT Sinta Agro Mandiri (SAM) dengan nilai kontrak Rp17,25 miliar.

Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan NTB, Penyimpangan pelaksanaan proyek itu mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp15,43 miliar

Wikanaya juga berperan dalam korupsi pengadaan benih sebanyak 849,99 ton yang dilaksanakan PT Wahana Banu Sejahtera (WBS) dengan kontrak Rp31,9 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved