Breaking News:

Tetapkan Bahar bin Smith Sebagai Tersangka, Polda Jabar: 'Kontennya Rawan Timbulkan Keonaran'

Kuasa Hukum Bahar bin Smith, Ichwan Tuan Kota mengatakan bahwa berita bohong yang diperkarakan dalam kasus Bahar ini terkait peristiwa KM 50.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.COM/AGIE PERMADI
Bahar bin Smith penuhi panggilan Polda Jabar soal kasus dugaan ujaran kebencian dalam video ceramahnya, Senin (3/1/2022). 

TRIBUNLOMBOK.COM - Habib Bahar bin Smith ditetapkan tersangka.

Perlu diketahui, ia terseret kasus penyebaran berita bohong.

Semua bermula dari video rekaman ceramahnya di Margaasih Kabupaten Bandung.

Mengenai hal ini, kuasa Hukum Bahar, Ichwan Tuan Kota angkat bicara.

Ia mengatakan bahwa berita bohong yang diperkarakan dalam kasus Bahar ini terkait peristiwa KM 50.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian angkat bicara.

Baca juga: Bahar bin Smith Resmi Jadi Tersangka, Kuasa Hukum: Keadilan & Demokrasi di Negara Kita Sudah Mati

Baca juga: Ayah yang Diduga Rudapaksa 3 Anak di Luwu Timur Laporkan Mantan Istri Atas Tudingan Berita Bohong

Penceramah Bahar bin Smith atau Habib Bahar tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Bahar tiba di Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam sebuah ceramah di Garut dan Bandung.
Penceramah Bahar bin Smith atau Habib Bahar tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Bahar tiba di Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam sebuah ceramah di Garut dan Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Mereka menjelaskan alasan menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo.

Menurutnya, kasus ini berawal dari ceramah tersangka di daerah Margaasih, Kabupaten Bandung.

"Di kontennya itu mengandung berita kebohongan, dan rawan menimbulkan keonaran.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved