Breaking News:

Maling Tabung Gas di Mataram Babak Belur Dihajar Warga

Maling tabung gas berinisial RW alias Rival (31), asal Lingkungan Sukaraja Barat babak belur dikeroyok mass pada Sabtu (23/10/2021)

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Wulan Kurnia Putri
Dok. Polresta Mataram
PENCURI: Maling tabung gas berinisial RW alias Rival (31) hanya bisa menunduk saat ditunjukkan Polresta Mataram, Selasa (26/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT – Maling tabung gas berinisial RW alias Rival (31), asal Lingkungan Sukaraja Barat, Kelurahan Ampenan Tengah, Kota Mataram babak belur dikeroyok massa, Sabtu (23/10/2021).

RW mencuri tabung gas di dalam dapur rumah warga sekitar pukul 4.30 Wita.

Pelaku masuk ke pekarangan rumah korban dengan cara melompat gerbang kemudian mengambil tabung gas.

Selain itu, dia juga mengambil dompet berisi Rp 318 ribu pada saku celana korban yang tergantung.

Aksinya ini dipergoki warga.

Kemudian pelaku mencoba melarikan diri tapi dia tertangkap kemudian jadi bulan-bulanan dikeroyok warga.

Baca juga: Pencurian Kian Meresahkan di Sumbawa, Polisi Ringkus 5 Orang Pelaku dalam Sepekan

”Nyawanya tertolong dengan datangnya patroli Polsek Gunungsari," kata Kasi Humas Polresta Mataram Iptu Erny Anggraeni, Selasa (26/10/2021).

PENCURI: Maling tabung gas berinisial RW alias Rival (31) hanya bisa menunduk saat ditunjukkan Polresta Mataram, Selasa (26/10/2021).
PENCURI: Maling tabung gas berinisial RW alias Rival (31) hanya bisa menunduk saat ditunjukkan Polresta Mataram, Selasa (26/10/2021). (Dok. Polresta Mataram)

Ia menerangkan, dalam melakukan aksinya, pelaku beralasan hendak membeli makanan dan meminjam motor bapaknya.

Akibat perbuatan pelaku, korban yang tinggal di Dusun Belencong, Desa Midang, Gunungsari, Lombok Barat ini mengalami kerugian sebesar Rp 450 ribu.

”Pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” katanya.

Baca juga: Pencuri Motor di Praya Ditembak Polisi karena Berusaha Kabur saat Dibawa ke TKP

Saat ini pelaku ditahan di ruang tahanan Polsek Gunungsari.

Ia disangka melanggar Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 5 KUHP, dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved