Breaking News:

Aniaya Anak Kandung di Lokasi Pengajian, Ayah di Mataram Terancam Penjara 5 Tahun

Terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya, AS seorang ayah di Kota Mataram ditetapkan sebagai tersangka

Dok.Polresta Mataram
TERSANGKA: AS, tersangka penganiaya anak kandung berbicara dengan Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa (kanan), usai keterangan pers, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya, AS (33) seorang ayah di Kota Mataram ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat tindakan kasar pada sang anak, tersangka terancam mendekam di penjara hingga 5 tahun.

”Pasal yang akan kami sangkakan adalah pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, dalam keterangan pers,  Selasa (5/10/2021).

Dalam kasus tersebut, AS terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak perempuannya yang berusia 8 tahun.

Bocah tersebut diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Baca juga: Polisi Pulihkan Psikologi Bocah 8 Tahun Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Mataram

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim penyidik, korban sering mendapat perlakuan kasar dari ayah kandungnya.

Korban juga membenarkan hal tersebut.

Tonton juga:

Sampai akhirnya nenek korban berinisial ST keberatan dan melaporkan perbuatan menantunya ke Polresta Mataram.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved