2.410 Napi di NTB Dapat Pengurangan Hukuman, Termasuk Para Koruptor

Sebanyak 2.410 orang narapidana (napi) di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman

Dok.Pemprov NTB
REMISI: Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah bersama Kakanwil Kemenkumham NTB Haris Sukamto saat menyerahkan remisi kepada napi di Lapas Mataram, Selasa (17/8/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sebanyak 2.410 orang narapidana (napi) di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman. 

Termasuk di antaranya napi kasus korupsi atau koruptor. 

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB Haris Sukamto sebagaimana dirilis Pemprov NTB menyebutkan, 2.410 orang napi yang mendapat remisi terbagi dalam dua kategori. 

Pertama, napi pidana umum dengan jumlah sebanyak 1.885 orang.

Baca juga: Diduga Cemburu, 3 Pemuda Aniaya Temannya Menggunakan Senjata Tajam

Baca juga: Di Mataram Warga Suntik Vaksin Covid-19 Sambil Ngopi Santai di Kafe

Kedua, pidana khusus dalam kasus narkoba, korupsi, dan illegal logging berjumlah 525 orang. 

Remisi diberikan kepada para napi tersebut pada saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-76, Selasa (17/8/2021). 

Tonton juga:

Penyerahan remisi langsung diberikan Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah. 

"Mudah-mudahan, kita doakan bagi yang mendapatkan remisi bisa pulang berkumpul dengan keluarga dan semoga menjadi lebih baik ke depannya," harap Haris Sukamto. 

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyerahkan remisi tahun
2021 bagi tiga perwakilan napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP), di Lapas Perempuan Kelas III Mataram, Selasa (17/8/2021). 

Penyerahan remisi atau pengurangan hukuman diselenggarakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI secara virtual.

Diikuti secara serentak di seluruh Indonesia saat menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan
Republik Indonesia.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved