Breaking News:

Virus Corona

Fitra NTB Sebut Pengelolaan Dana Covid-19 Rawan Dikorupsi

Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebut pengelolaan dana penanganan Covid-19 di NTB rawan dikorupsi

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
TribunLombok.com/Sirtupillaili
LAWAN PANDEMI: Dua orang warga menerima suntikan vaksin Covid-19 di RSJ Mutiara Sukma, Senin (31/3/2021). Vaksinasi merupakan salah satu upaya menekan kasus penyebaran virus Corona. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebut pengelolaan dana penanganan Covid-19 di NTB rawan dikorupsi.

Penyebabnya, pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota cenderung tertutup dalam pengelolaan dana tersebut.

”Anggaran penanganan Covid tahun ini jauh lebih tertutup dibandingkan tahun lalu,” kata Direktur Fitra NTB Ramli Ernanda, pada TribunLombok.com, Rabu (21/7/2021).

Tertutupnya pengelolaan dana membuat masyarakat tidak bisa ikut mengontrol kinerja pemerintah daerah.

”Hak masyarakat atas informasi penanganan pandemi tidak dipenuhi oleh daerah,” katanya.

Fitra khawatir lemahnya kontrol publik akan meningkatkan potensi korupsi.

Baca juga: Penyebab Aktor Pemain Suara Hati Istri, Alino Octavian Meninggal Dunia, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Ketika masyarakat tidak mengawal, ada peluang oknum-oknum di pemerintahan melakukan penyelewengan.

Dampak buruknya, efektivitas penanganan pandemi di daerah tidak optimal.

”Terbukti dengan rendahnya serapan anggaran Covid-19 dan APBD secara umum,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved