Breaking News:

Gubernur NTB Ditegur Mendagri karena Serapan Anggaran Covid Rendah, Fitra NTB: Sangat Mengecewakan

Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah ditegur Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
TribunLombok.com/Sirtupillaili
Direktur Fitra NTB Ramli Ernanda 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTTB) Zulkieflimansyah ditegur Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian karena rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19.

Teguran disampaian Mendagri RI secara tertulis kepada 19 provinsi, Sabtu (17/7/2021). Satu di antaranya adalah Provinsi NTB.

Daerah-daerah tersebut kena teguran keras karena serapan anggaran penanganan Covid-19 rendah, termasuk pencairan dana insentif tenaga kesehatan.

Menanggapi teguran itu, Direktur Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) Provinsi NTB Ramli Ernanda mengatakan, daerah tidak boleh menganggap teguran tersebut remeh.   

”Teguran ini mengecewakan sekali. Ini mengindikasikan ada hal yang perlu dibenahi dalam tata kelola keuangan daerah,” tegas Ramli, pada TribunLombok.com, Selasa (20/7/2021).

Direktur Fitra NTB Ramli Ernanda
Direktur Fitra NTB Ramli Ernanda (TribunLombok.com/Sirtupillaili)

Dana penanganan Covid-19 sudah tersedia sejak awal.

Baca juga: Ibu Berusia 70 Tahun Peluk Erat Jasad Anaknya Selama Tiga Hari, Kini sang Ibu Terpapar Covid-19

Baca juga: Banyak Mahasiswa KKN Positif Covid-19, Wakil Gubernur NTB Minta Kampus Tarik Semua Mahasiswanya

Bahkan banyak belanja program dipangkas dan dialihkan untuk mendanai penanganan Covid-19.  

Tapi pencairannya justru lambat, sehingga sampai Juni 2021 serapannya masih rendah.  

”Uangnya ada tapi realisasinya lambat hingga semester satu,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved