Breaking News:

Pecatan Polisi di Lombok Barat Digerebek saat Asyik Cetak Uang Palsu di Rumahnya

JW (34) dan warga berinisial MR (43), ditangkap Tim Puma Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) karena membuat uang palsu.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
(Dok. Polda NTB)
UPAL: Pecahan uang palsu yang disita Tim Puma Polda NTB dalam penggerebekan di rumah pecatan polisi, di Lombok Barat, Jumat (2/7/2021). (Dok. Polda NTB) 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Pecatan polisi berinisial JW (34) asal Dusun Sedayu, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat dan warga berinisial MR (43), ditangkap Tim Puma Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) karena membuat uang palsu.

Dua orang ini diciduk saat sedang mencetak uang palsu, di sebuah rumah di Jalan TGH ABD Hafis, Sedayu, Kuripan, Lombok Barat, Jumat (2/7/2021), pukul 14.00 Wita.

Kedua pelaku tidak berkutik saat polisi menggerebek rumah tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata menjelaskan, penangkapan bermula saat anggota tim menerima informasi masyarakat.

Rumah tersebut dilaporkan kerap dijadikan tempat membuat uang palsu oleh para pelaku.

"Selanjutnya tim melakukan penggerebekan di TKP dan ditemukan para pelaku sedang mencetak sejumlah uang palsu," ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (2/7/2021).

Mereka mencetak uang dengan cara meletakkan uang kertas di alat scan.

Baca juga: Gubernur NTB akan Gratiskan Rapid Test bagi Wisatawan

Baca juga: Demi Beli Sabu, Empat Siswa di Mataram Mencuri di 43 Lokasi

Kemudian mencetak uang tersebut menggunakan kertas HVS.

Setelah uang tersebut selesai dicetak, kemudian uang palsu dipotong sesuai ukuran uang pecahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved