Breaking News:

WASPADA, Makelar di Kota Mataram Tipu Pembeli Tanah hingga Rp 160 Juta

Polresta Mataram mengungkap kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan makelar tanah berinisial RI asal Kekalik Indah, Kecamatan Sekarbela

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Bila ingin membeli tanah, berhati-hatilah berurusan dengan makelar atau perantara.

Apalagi hanya kenal melalui media sosial.   

Baru-baru ini, Polresta Mataram mengungkap kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan makelar tanah berinisial RI (31) asal Kekalik Indah, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Tidak tanggung-tanggung makelar ini menilap uang setoran pembelian tanah warga hingga Rp 160 juta.

"Pelaku mengakui uang yang diterimanya Rp160 juta itu habis digunakan untuk keperluan sehari-hari dan membayar utang, tidak ada yang diserahkan ke pemilik tanah," ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, dalam konferensi persnya, di Mataram, Kamis (27/5/2021).

Baca juga: Peumpang Bandara Lombok Meningkat 40 Persen setelah Larangan Berpergian Dicabut

Dalam kasus ini, RI ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan di Mapolresta Mataram.

Sebagai tersangka, RI dikenakan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

RI terancam hukuman empat tahun penjara.

”Pelaku kita amankan tadi malam di rumahnya setelah sebelumnya memenuhi panggilan penyidik," kata Heri Wahyudi.

Baca juga: Lindungi Anak Korban Stigmatisasi Terorisme, Pemprov NTB akan Siapkan Regulasi 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved