Breaking News:

Berita Lombok

Kisah Penyandang Disabilitas di Lombok, Dilarang Menikah hingga Tidak Boleh Punya Anak

Para penyandang disabilitas di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih mengalami diskriminasi

TribunLombok.com/Sirtupillaili
DISABILITAS: Ketua HWDI NTB Sukarni (paling kanan) bercerita tentang pengalaman diskriminasi yang dialaminya, Sabtu (27/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Para penyandang disabilitas di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih mengalami diskriminasi.

Stigma sebagai orang lemah dan butuh dikasihani masih melekat di tengah masyarakat.

Diskriminasi mereka alami di lingkungan sosial masyarakat hingga ruang pelayanan publik.

Sukarni (46), salah satu penyandang disabilitas asal Lombok Tengah menceritakan pengalaman yang dialaminya sejak kecil.

Baca juga: Kabar Gembira, NTB Punya Bus Khusus untuk Penyandang Disabilitas

Di lingkungan keluarga dia tidak diperlakukan sebagaimana saudara-saudara lainnya.

Tonton Juga :

Bahkan urusan asmara saja dia tidak pernah diperhitungkan untuk menikah.

"Untuk menikah saja saya dilarang. Orang tua bilang, bagaimana kamu mau mengurus suami dan anak kalau menikah," tutur Sukarni, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Penyandang Disabilitas NTB Segera Miliki Pusat Pelayanan Terpadu1

Tapi sebagai manusia biasa, dia pun berusaha meyakinkan orang-orang di sekitarnya.

Halaman
123
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved