Akses Internet Sulit, Banyak Pekerja NTB Belum Dapat Bantuan Kartu Prakerja dan BSU
Banyak pekerja di Nusa Tenggara Barat (NTB) belum terjangkau program kartu prakerja dan bantuan subsidi upah (BSU)
Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Banyak pekerja di Nusa Tenggara Barat (NTB) belum terjangkau program kartu prakerja dan bantuan subsidi upah (BSU).
Penyebabnya, banyak pekerja belum paham dan terkendala minimnya fasilitas untuk mengakses program tersebut.
"Seperti jaringan (internet) yang tidak mendukung dan peralatan komputer atau gadget untuk mengakses secara online," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi, saat menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR RI, di kantor Gubernur Provinsi NTB, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: PPKM Mikro Kembali Diperpanjang, Provinsi NTB Masuk Lima Daerah Perluasan
Begitu juga dengan BSU, lanjut Gita, hanya pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan saja yang dapat.
"Padahal masih banyak pekerja yang belum terdata," katanya.
Tonton Juga :
Sekda Gita berharap, fakta-fakta di lapangan itu tersebut harus menjadi atensi pemerintah pusat.
"Semoga kendala ini dapat disampaikan Komisi IX kepada pemerintah," harap Sekda.
Baca juga: Berulang Kali Curi Motor, Lupus Ditangkap Tim Polres Lombok Utara
Gita juga menyampaikan, akibat pandemi Covid-19, banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB mengalami pemutusan hubungan kerja.
"Termasuk pekerja yang memenuhi syarat bekerja diluar negeri, mereka terpaksa ditunda keberangkatannya," ujar Gita.
Kondisi itu menjadi persoalan tersendiri bagi daerah.
"Kelanjutan pekerjaan mereka akan dikoordinasikan dengan kabupaten/kota," katanya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Wismaningsih Drajadiah menyampaikan, kesulitan pendataan secara online.
"Ini salah satu penyebab masih rendahnya pengikut program prakerja," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/rapat-evaluasi-program-kartu-prakerja-dan-bsu-di-kantor-gubernur-ntb.jpg)