Minggu, 12 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Akses Internet Sulit, Banyak Pekerja NTB Belum Dapat Bantuan Kartu Prakerja dan BSU

Banyak pekerja di Nusa Tenggara Barat (NTB) belum terjangkau program kartu prakerja dan bantuan subsidi upah (BSU)

Dok. Diskominfotik NTB
KETENAGAKERJAAN: Rapat evaluasi program kartu prakerja dan BSU, dalam kunjungan Komisi IX DPR RI, di kantor Gubernur Provinsi NTB, Kamis (18/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Banyak pekerja di Nusa Tenggara Barat (NTB) belum terjangkau program kartu prakerja dan bantuan subsidi upah (BSU).

Penyebabnya, banyak pekerja belum paham dan terkendala minimnya fasilitas untuk mengakses program tersebut.

"Seperti jaringan (internet) yang tidak mendukung dan peralatan komputer atau gadget untuk mengakses secara online," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi, saat menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR RI, di kantor Gubernur Provinsi NTB, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: PPKM Mikro Kembali Diperpanjang, Provinsi NTB Masuk Lima Daerah Perluasan

Begitu juga dengan BSU, lanjut Gita, hanya pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan saja yang dapat.

"Padahal masih banyak pekerja yang belum terdata," katanya.

Tonton Juga :

Sekda Gita berharap, fakta-fakta di lapangan itu tersebut harus menjadi atensi pemerintah pusat.

"Semoga kendala ini dapat disampaikan Komisi IX kepada pemerintah," harap Sekda.

Baca juga: Berulang Kali Curi Motor, Lupus Ditangkap Tim Polres Lombok Utara

Gita juga menyampaikan, akibat pandemi Covid-19, banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB mengalami pemutusan hubungan kerja.

"Termasuk pekerja yang memenuhi syarat bekerja diluar negeri, mereka terpaksa ditunda keberangkatannya," ujar Gita.

Kondisi itu menjadi persoalan tersendiri bagi daerah.

"Kelanjutan pekerjaan mereka akan dikoordinasikan dengan kabupaten/kota," katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Wismaningsih Drajadiah menyampaikan, kesulitan pendataan secara online.

"Ini salah satu penyebab masih rendahnya pengikut program prakerja," katanya.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved