Berita Kota Mataram
Efisiensi Energi, Sekda hingga Kepala Dinas di Mataram Kompak Naik Angkot ke DPRD
ASN Pemkot Mataram mulai beralih menggunakan sepeda, angkutan umum, dan berbagi kendaraan pribadi ke kantor guna menyikapi kebijakan efisiensi BBM.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Laelatunniam
Ringkasan Berita:
- ASN Pemkot Mataram mulai beralih menggunakan sepeda, angkutan umum, dan berbagi kendaraan pribadi ke kantor guna menyikapi kebijakan efisiensi BBM.
- Sekda Kota Mataram beserta pejabat eselon II dan camat memberikan contoh nyata dengan menumpang angkutan umum saat menghadiri Rapat Paripurna di DPRD.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM – Upaya efisiensi anggaran dan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) imbas konflik global berdampak nyata bagi kehidupan sehari-hari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram.
Pemandangan berbeda terlihat di Kantor Wali Kota Mataram pada Rabu (8/4/2026). Suasana pagi yang biasanya didominasi lalu lalang kendaraan dinas, kini mulai berganti.
Sejumlah ASN tampak datang bersepeda, sebagian lainnya memilih berbagi kendaraan (carpooling), dan tidak sedikit yang mulai beralih menggunakan transportasi umum.
Kantor wali kota pun kini bertransformasi menjadi titik temu bagi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyatukan langkah sebelum melaksanakan tugas lapangan atau menghadiri agenda dinas.
Momen menarik terjadi ketika sejumlah pejabat eselon II dan camat memilih menggunakan dua unit angkutan umum yang disiapkan Dinas Perhubungan. Mereka menuju Kantor DPRD Kota Mataram di kawasan Jempong Baru untuk mengikuti Rapat Paripurna.
Tampak di dalam angkutan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, duduk berdampingan dengan para kepala dinas dan camat. Lalu Alwan menegaskan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata untuk menunjukkan bahwa efisiensi adalah praktik harian, bukan sekadar teori.
“Tadi setelah rapat koordinasi dengan sejumlah OPD, kita memutuskan berangkat bersama-sama menggunakan angkutan umum menuju Lingkar Selatan,” ucap Alwan saat ditemui TribunLombok.com.
Menurut Alwan, perjalanan bersama ini menjadi simbol perubahan cara pandang birokrasi. Ia menekankan bahwa efisiensi bukan sekadar penghematan angka dalam dokumen anggaran, melainkan tanggung jawab yang dicerminkan dalam tindakan sehari-hari.
Selain aspek penghematan, penggunaan transportasi umum secara kolektif ini dinilai memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.
“Ruang diskusi di dalam kendaraan menjadi lebih terbuka, membuat komunikasi antarlembaga mengalir lebih cair dan terasa semakin dekat,” katanya.
Melalui langkah konsisten ini, wajah baru birokrasi Pemkot Mataram mulai terbentuk, lebih hemat, lebih sadar lingkungan, dan lebih terhubung satu sama lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
| Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap, Mengaku Beraksi 16 Kali di Lombok |
|
|---|
| Pecalang se-Kota Mataram Laporkan Salah Satu Perusahan Swasta Buntut Dugaan Penghinaan |
|
|---|
| Dua Pengedar Ganja di Lombok Ditangkap, Polisi Sita 653 Gram Barang Bukti |
|
|---|
| Mengira Diintip saat Mandi, ODGJ di Lombok Barat Rusak Rumah Tetangga |
|
|---|
| Pemkot Mataram Pangkas Anggaran BBM Pejabat, Target Hemat Rp3 Miliar per Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Sejumlah-ASN-Pemkot-Mataram-saat-menggunakan-angkutan-umum-untuk.jpg)