Breaking News:

Cerita Korban Selamat Kecelakaan Bus di Sumedang Rela Telanjang untuk Selamatkan Diri dan sang Anak

Korban selamat dari kecelakaan bus di Sumedang rela telanjang demi selamatkan diri dan sang anak, berlari ke rumah warga minta pertolongan

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi bus yang masuk jurang di Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap, RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNLOMBOK.COM - Korban selamat dari kecelakaan bus di Sumedang rela telanjang demi selamatkan diri dan sang anak, berlari ke rumah warga minta pertolongan.

Seorang korban selamat kecelakaan bus di Sumedang harus buka baju untuk menyelamatkan diri.

Awalnya ia sempat malu saat harus membuka baju.

Namun, karena saat itu keadaan gelap, ia akhirnya membuka bajunya.

Eha Nuraeti (55) adalah salah satu korban selamat dalam kecelakaan maut bus di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Rabu (10/3/2021) malam.

Warga Pasirlaja, Desa Pakuhaji, Kecamatan Cisalak, Subang, ini ikut mendampingi anaknya dalam rombongan ziarah tersebut karena khawatir jika sang anak pergi sendirian.

Eha bercerita tentang bagaimana prosesnya ia bisa selamat.

Eha mengaku, sebelum bus tersebut oleng, ia mencium sesuatu yang terbakar, diduga bau kanvas rem terbakar.

Baca juga: Sempat Mengeluh Tangannya Terasa Kaku Sehari Jelang Kecelakaan, Pupus Sudah Rencana Resa Menikah

Baca juga: Tanjakan Cae, Lokasi Kecelakaan Maut Bus di Sumedang Dikenal Ekstrem dan Rawan Terjadi Laka

Baca juga: Pria Ngotot Bangun Tembok Halangi 4 Keluarga, Bantah karena Kalah Pilkades: Memang Tanah Adik Saya

Ketika salah satu penumpang bertanya kepada sang sopir perihal keadaan mobil tersebut, Eha kaget karena sang sopir berkata rem bus tersebut blong.

Halaman
123
Editor: wulanndari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved