Breaking News:

Ritual Ngasuh Gunung, Cara Warga Lombok Menjaga Kesucian Alam Rinjani

Tanpa alas kaki dan parang terselip di pinggang, mereka memulai ritual ngasuh gunung di Desa Senaru, menjaga kelestarian alam kawasan Gunung Rinjani

TribunLombok.com/Sirtupillaili
KURBAN: Kerbau yang akan disembelih dalam diikat para pria di kampung adat Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Senin (22/2/2021). 

Acara dilanjutkan dengan doa bersama oleh Amaq Lokak, kiyai, dan para tetua adat di bale adat.

Mereka memanjatkan puja puji dan doa-doa kepada Allah SWT, Sang Pencipta alam semesta.

Ritual selanjutnya, warga dipimpin Amaq Lokak dan para tetua adat berjalan menuju kawasan hutan Gunung Rinjani.

Kental Syariat Islam

DOA: Amaq Lokak Senaru (baju putih) memimpin doa dalam ritual ngasuh gunung di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Senin (22/2/2021).
DOA: Amaq Lokak Senaru (baju putih) memimpin doa dalam ritual ngasuh gunung di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Senin (22/2/2021). (TribunLombok.com/Sirtupillaili)

Acara ‘ngasuh gunung’ hari itu juga dirangkai dengan pemberian santunan bagi anak yatim piatu.

Itu sebagai bentuk kepedulian dengan sesama umat manusia.

Meski merupakan acara adat, semua prosesi dan tahapan ‘ngasuh gunung’ kental dengan syariat Islam.

Mulai dari prosesi penyembelihan hewan kurban, memasak, dan doa-doa.

Semua dilakukan sesuai ajaran-ajaran Islam.

Bahkan, sebelum hewan-hewan disembelih, mereka dimuliakan dengan doa.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved