Jualan Sabu dan Sediakan Tempat Mengisap Barang Haram di Rumah, Warga Ampenan Dicokok Polisi
Satuan Resnarkoba Polresta Mataram menangkap tiga orang penyalahguna narkotika jenis sabu.
Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Satuan Resnarkoba Polresta Mataram menangkap tiga orang penyalahguna narkotika jenis sabu.
Satu di antaranya adalah penjual dan penyedia tempat menghisap sabu berinisial ZN (44), warga Sukaraja Timur Perluasan, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.
Dua pelaku lainnya DK (36), warga Kelurahan Pejeruk Kecamatan Ampenan, dan BB (42), warga Lingkungan Pelembak, Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.
"ZN ini penjual dan penyedia tempat kalau mau pakai (konsumsi) sabu. Dua pelaku lainnya itu pengguna sabu,’’ ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi, dalam keterangan persnya, Rabu (3/2/2021).
• Pengedar Sabu Bilelando Lombok Tengah Ditangkap, Sempat Berteriak Panggil Massa
Penangkapan bermula dari informasi masayarakat, sebuah rumah di Lingkungan Sukaraja Perluasan sering digunakan sebagai tempat menkonsumsi narkotika.
Setelah mendapatkan informasi pasti, rumah itu digerebek dan polisi menangkap tiga orang tersebut.
Tonton Juga :
Disaksikan kepala lingkungan setempat, pengledahan badan dilakukan terhadap ketiganya.
Kristal bening yang diduga sabu didapati di kantong kiri ZN dengan berat 2,6 gram dan uang tunai Rp 1,2 juta.
• Ibu di Mataram Jadi Kurir Narkoba Diciduk Polisi: Jaringan Lapas, Simpan Sabu & Uang Rp 148 Juta
"Pengeledahan dilaksanakan hari Senin (1/2/2021) sekitar pukul 20.40 Wita,’’ jelasnya.
Ketiga pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolresta Mataram.
Dari interogasi singkat, sabu 2,6 gram tersebut milik ZN yang juga diduga sebagai penjual sabu.
"Sabu ini milik ZN, dia menjual untuk partai kecil atau eceran,’’ katanya.
Sediakan Tempat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kapolresta-mataram-kombes-pol-heri-wahyudi-konferensi-pers-sabu-warga-ampenan.jpg)