Breaking News:

Tarif Rapid Test Antigen, Penumpang KA Jarak Jauh dan Pesawat Diwajibkan Bawa Hasil Test

Tarif rapid antigen untuk penumpang KA jarak jauh dan pesawat yang diwajibkan bawa hasil sebelum berangkat

Editor: wulanndari
freepic
Ilustrasi- Tarif rapid antigen untuk penumpang KA jarak jauh dan pesawat yang diwajibkan bawa hasil sebelum berangkat 

TRIBUNLOMBOK.COM -Tarif rapid antigen untuk penumpang KA jarak jauh dan pesawat yang diwajibkan bawa hasil sebelum berangkat.

Rapid test antigen ini menjadi tes Covid-19 yang diwajibkan oleh Menteri Luhut.

Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan pemerintah akan menerapkan pengetatan terukur saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. 

Salah satu impelentasi pengetatan terukur itu yakni kewajiban rapid test antigen bagi penumpang kereta api jarak jauh dan pesawat.

Rapid test antigen itu diwajib dilakukan maksimal pada H-2.

"Rapid test antigen ini memiliki sensitifitas yang lebih baik bila dibandingkan rapid test antibodi," kata Luhut sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (16/12/2020). 

Seiring kebijakan Luhut tersebut, sejumlah daerah mulai menerapkan kebijakan serupa. 

Bagi masyarakat yang akan mengunjungi Bali dengan menggunakan pesawat diwajibkan melakukan tes PCR pada H-2 keberangkatan.

Baca juga: Ketua Ikatan Dokter Jepang: Tahun Baru Jangan ke Luar Rumah, Virus Corona Tidak Mengenal Tutup Tahun

Baca juga: Cerita Ustaz Yusuf Mansur yang Kena Covid-19, Alami Batuk & Sulit Napas: Ibarat Baterai Tinggal 10%

Baca juga: Agar Masyarakat Yakin, Jokowi Akan Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

Sementara di DKI Jakarta, Pemprov DKI mewajibkan seluruh masyarakat yang ingin masuk ibu kota menjalani rapid test antigen.

Kebijakan ini berlaku selama masa angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, yang mulai berlaku pada 18 Desember 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved