Pengamanan Pilkada Serentak, Polda NTB Siagakan 7.000 Personel dan 'Take down' Konten Hoax

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiagakan 7.000 personel untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SIK 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiagakan 7.000 personel untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

"Polda sendiri akan mengirimkan BKO (bawah kendali operasi) untuk wilayah yang membutuhkan," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SIK. 

Ke-7.000 personel itu termasuk anggota yang tugas di daerah. 

Petugas BKO dari markas Polda NTB akan disebar ke wilayah pemilihan. 

"Stafnya saja ada 1.200 orang yang akan kita kirim ke wilayah yang membutuhkan," katanya. 

Bila daerah membutuhkan anggota BKO akan difasilitasi. 

Semua Polres dipastikan meminta BKO, namun jumlahnya tergantung permintaan. 

"Setiap wilayah berbeda-beda kekuatan BKO-nya," katanya. 

Misalnya, anggota BKO ke wilayah Dompu lebih besar dibandingkan Kota Mataram. 

Baca juga: Pengamanan Ditingkatkan Jelang Pencoblosan 9 Desember 2020 di NTB

Baca juga: Kenalan di Medsos, Siswi SMP Dirudapaksa Remaja 16 Tahun

Selain personel di Mataram sudah banyak, juga dekat dengan markas Polda NTB

"Tingkat keamanan juga menentukan," katanya. 

Selain menyiagakan pasukan, pengamanan dilakukan Polda NTB dengan memantau berita-berita hoax di media sosial. 

"Manakala ada hoax kita akan lakukan take down dan juga konfirmasi terhadap pemilik akun tersebut," ujarnya. 

Tapi kebanyakan merupakan akun anonim. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved