TOPIK
Protes Penutupan Gerai Alfamart
-
Penutupan puluhan gerai ritel modern di Kabupaten Lombok Tengah memicu polemik panjang yang mengungkap adanya ketidakteraturan.
-
Bupati Lombok Tengah menegaskan penutupan 25 gerai ritel modern dilakukan karena penegakan Perda, bukan terkait program Koperasi Desa Merah Putih.
-
Pathul Bahri membantah keras kabar yang menyebutkan bahwa penutupan ini berkaitan dengan rencana pembangunan Gerai KDKMP
-
Sebagai pekerja, karyawan ritel modern di Lombok Tengah hanya mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan perusahaan
-
Warga lokal mengandalkan kemudahan transaksi perbankan dan para pelaku perjalanan jauh membutuhkan tempat singgah
-
Penutupan puluhan ritel modern di Lombok Tengah menjadi catatan DPD RI guna mencari jalan tengah
-
Penutupan yang dilakukan secara mendadak tanpa solusi akan membuat para investor lari dan khawatir masuk ke NTB.
-
Satpol PP Lombok Tengah mengancam sanksi lebih berat bagi ritel modern yang nekat tetap beroperasi usai diperintahkan tutup.
-
Penutupan 25 gerai ritel di Lombok Tengah memicu polemik, dari aksi karyawan hingga sorotan pakar dan pengawasan Satpol PP
-
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa polemik penutupan gerai di Lombok Tengah berkaitan dengan aspek perizinan
-
Perilaku operasional kucing-kucingan ritel modern di Lombok Tengah ditemukan secara merata di 25 titik yang ditutup.
-
Pemkab Lombok Tengah menindak gerai ritel modern yang melanggar aturan jarak minimal satu kilometer dari pasar rakyat.
-
Pakar kebijakan publik menilai penutupan 25 gerai ritel modern di Lombok Tengah perlu dilakukan dengan koordinasi lintas pemerintah.
-
Ratusan karyawan Alfamart menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lombok Tengah untuk memprotes penutupan paksa 25 gerai.