MotoGP 2026
Bezzechi, Diggia, Bagnaia Kompak Waspadai Comeback Marquez
Marco Bezzecchi, Fabio Di Giannantonio, dan Francesco Bagnaia kompak menjawab bahwa Marquez tidak bisa dicoret dari perhitungan
Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan di MotoGP Catalunya dua pekan lalu.
Ditambah catatan podium di Mugello pada 2025, menjadikannya salah satu ancaman nyata di sirkuit kandang sendiri.
Diggia mengungkap kunci kesuksesannya antara lain konsistensi dalam membangun kecepatan, kemampuan membaca kondisi ban, dan kepercayaan penuh terhadap motor Ducati yang dikendarainya.
Kejutan tersendiri hadir dari kubu LCR Honda. Cal Crutchlow, pembalap veteran asal Inggris berusia 40 tahun, salah satu rider Britania paling berprestasi dalam satu dekade terakhir resmi menggantikan Johann Zarco yang absen di GP Italia.
Crutchlow menceritakan bagaimana semuanya bermula dari sebuah panggilan telepon dari bos tim LCR, Lucio Cecchinello.
Sebelum turun di Mugello, ia sempat menjalani sesi uji coba dengan motor RC213V di Misano untuk menyegarkan kembali adaptasinya terhadap motor dan lintasan.
Dengan pengalaman panjang sebagai pembalap uji Honda, Crutchlow tidak asing dengan mesin tersebut tetapi ia juga tidak menutup mata bahwa berpacu dalam kondisi kompetisi penuh adalah tantangan yang berbeda sama sekali.
"Usia hanyalah angka. Tantangan di depan sudah jelas, dan saya siap menghadapinya," kata Crutchlow.
(*)
| Marc Marquez Comeback di MotoGP Italia, Sang Adik Masih Absen |
|
|---|
| MotoGP Italia Jadi Momen Marc Marquez Kembali Turun ke Lintasan |
|
|---|
| Kejujuran Bagnaia, Amarah Mir, dan Dedikasi Diggia |
|
|---|
| Dominasi Marco Bezzechi Berlanjut, Sapu Bersih 3 Seri Awal Musim |
|
|---|
| Naik Podium di Brasil, Veda Pratama Bakal Tampil Maksimal di MotoGP Mandalika |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/motogp_prancis_bezzechi_martin_202020.jpg)