MotoGP 2026
Kejujuran Bagnaia, Amarah Mir, dan Dedikasi Diggia
Joan Mir seharusnya berdiri di posisi kedua namun turun ke posisi 13 karena penalti
Ringkasan Berita:
- Joan Mir seharusnya berdiri di posisi kedua namun turun ke posisi 13 karena penalti.
- MotoGP Catalunya 2026 akan diingat sebagai balapan yang tidak bisa diprediksi dari awal hingga akhir dengan drama di tiap putaran lapnya.
TRIBUNLOMBOK.COM - Hasil MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026) menyisakan perjalanan nasib tiap pembalap.
Dua redflat atau bendera merah yang menghentikan balapan untuk sementara mewarnai akhir pekan yang rumit.
Belum lagi lima penalti tekanan ban. Satu pecah ban yang mengganggu balapan di lap 13. Demikian juga susunan podium yang berubah di belakang panggung.
Dedikasi Fabio Di Giannantonio untuk Valentino Rossi
Fabio Di Giannantonio naik ke tangga podium tertinggi untuk pertama kalinya sejak GP Qatar 2023 dan untuk pertama kalinya bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Pada lap 12, sebelum bendera merah pertama, Diggia terkena hantaman puing-puing dari motor Alex Marquez yang terlempar akibat pecah ban Acosta.
Ia berhasil mengikuti restart kedua, menemukan kecepatannya kembali dan finis paling pertama.
Baca juga: Marco Bezzechi Perlebar Jarak Klasemen Meski Gagal Menangi di Sprint MotoGP Catalunya
"Kemenangan pertama kami bersama tim. Saya benar-benar ingin mendedikasikannya kepada mereka karena mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk membawa kami ke sini. Juga, untuk berterima kasih kepada mereka karena telah menunjukkan kasih sayang kepada saya ketika semua orang memberikan yang terbaik. Saya tidak akan melupakan itu. Yang pasti, kemenangan ini untuk mereka dan Vale," ujar Di Giannantonio dikutip dari laman resmi MotoGP.
"Vale" adalah Valentino Rossi, sang pendiri VR46, mentor spiritual tim, dan nama yang tidak perlu penjelasan tambahan di dunia MotoGP.
Di Giannantonio juga menunjukkan empati kepada rivalnya yang terluka.
"Pada akhirnya, ini hari yang baik, bukan karena performanya, tetapi hanya karena mengetahui bahwa semua pembalap kurang lebih baik-baik saja. Itu kabar baik, menurut saya, untuk olahraga kita karena kita tahu bahwa olahraga kita luar biasa. Kami memberikan pertunjukan yang hebat, namun kami juga manusia. Melihat hal-hal ini di lintasan tidak selalu baik."
Fermin Aldeguer Butuh Lebih Banyak Waktu
Fermin Aldeguer naik ke podium Grand Prix pertamanya musim ini di posisi ketiga.
Namun kejujuran Aldeguer tentang dirinya sendiri adalah hal yang paling menarik dari seluruh akhir pekan ini.
Ia tidak membanggakan podiumnya. Ia justru membeberkan keterbatasannya dengan presisi yang tidak biasa untuk seorang pembalap berusia awal dua puluhan.
"Jika kami melihat diri kami sendiri, kami harus sangat senang karena awal musim yang sulit dengan cedera. Dan awal musim yang sulit dengan motor ini. Saya butuh lebih banyak waktu untuk memahami bagaimana saya bisa mencapai puncak," ujarnya.
"Saya tidak yakin apakah saya memiliki potensi untuk tetap berada dalam tiga besar di semua balapan. Saya butuh lebih banyak waktu. Saya pikir kami bisa tetap berada pada enam besar. Ini adalah tujuan yang jelas bagi saya."
| Dominasi Marco Bezzechi Berlanjut, Sapu Bersih 3 Seri Awal Musim |
|
|---|
| Naik Podium di Brasil, Veda Pratama Bakal Tampil Maksimal di MotoGP Mandalika |
|
|---|
| MotoGP Brazil, Akankah 'Sang Ahli Sirkuit Baru' Marc Marquez Berjaya Lagi? |
|
|---|
| Hasil MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Gagal Finis, Bezzechi Podium Pertama |
|
|---|
| Fakta Jelang MotoGP 2026: Marc Marquez Berburu Gelar Kedelapan, Momen Pembuktian Toprak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/motogp_catalunya_2026_2929298.jpg)