Berita Lombok Timur
Diduga Putus Cinta, Pria di Lombok Timur Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Saat ditemukan pertama kali, korban dalam posisi sudah gantung diri dan kaki di tertekuk setengah dan badannya nempel di tembok.
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Idham Khalid
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Pria berinisial MIK (20) asal Desa Waringin, Suralaga, Lombok Timur meninggal dunia gantung diri, Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 05.30 Wita. Pria tersebut diduga mengakhiri nyawanya lantaran sakit hati usai putus cinta.
Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nikolas Osman menceritakan, korban diketahui meninggal ketika orang tua almarhum membangunkan korban, setelah membuka pintu kamar menemukan korban sudah dalam keadaan gantung diri menggunakan tali nilon yang di ikat di besi terali Jendela.
“Melihat itu orang tua korban teriak minta tolong tidak lama kemudian datang saksi dan membantu untuk mengangkat dan melepas tali,” terang Nikolas.
Selanjutnya almarhum pun ditidurkan di karpet yang ada dikamarnya, kemudian masyarakat banyak yang datang menyaksikan kejadian tersebut dan memindahkan korban ke ruang tamu.
“Saat ditemukan pertama kali, korban dalam posisi sudah gantung diri dan kaki di tertekuk setengah dan badannya nempel di tembok,” tambahnya.
Saat ditemukan korban meninggal dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali nilon warna biru yang diikatkan pada terali besi jendela yang ada di kamarnya, dengan ketinggian kurang lebih 2 meter dari lantai kamar.
“Korban saat meninggal bunuh diri dengan cara menggantung diri situasi sepi pada malam hari pada saat orang tua dan masyarakat sekitar sudah tidur,” jelasnya.
Berdasarkan pemeriksaan luar tim Inafis Polres Lombok Timur, korban meninggal di duga dengan cara gantung diri dengan melihat bekas jeratan tali pada leher, lidah keluar dan kotoran berupa air mani di kemaluan korban, serta adanya bekas jeratan tali hanya satu garis yang ada di lehernya.
Baca juga: Kasus Kematian Brigadir Esco di Lombok Barat, Keluarga Yakin Korban Tak Bunuh Diri
Dari pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan Pemeriksaan baik secara medis maupun otopsi, sementara pemakaman akan dilaksanakan siang ini usai selesai sholat Jum'at.
“Korban nekat bunuh diri dengan cara gantung diri di diduga karena korban depresi akibat diputusin sama pacarnya di tambah ibunya rencana mau menikah lagi setelah suaminya meninggal dunia,” pungkasnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.