Cara Kerja Sistem Bansos Digital Kemensos: Scan Wajah, Cek Langsung Hasil
Proses dimulai dengan mengakses laman perlinsos.kemensos.go.id menggunakan perangkat apapun yang terhubung internet.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Sosial membangun sistem digitalisasi bansos sebagai bagian dari reformasi tata kelola.
- Hasil akhir sistem bukan hanya "layak" atau "tidak layak" melainkan juga dilengkapi dengan alasan yang terukur dan bisa ditelusuri.
TRIBUNLOMBOK.COM - Mendaftar bantuan sosial (Bansos) dari handphone, tanpa perlu antre di kantor desa, tanpa perlu membawa berkas-berkas kertas, dan langsung tampak hasilnya.
Kementerian Sosial membangun sistem digitalisasi bansos sebagai bagian dari reformasi tata kelola.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut langkah ini sebagai sistem perlindungan sosial yang berbasis data, transparan, dan akuntabel.
"Melalui sistem ini, setiap pengajuan bansos dapat langsung diketahui hasilnya, termasuk alasan diterima atau ditolak. Ini penting untuk menghindari perdebatan di lapangan dan meningkatkan kepercayaan publik," ujar Gus Ipul di hadapan Komisi VIII DPR RI, Rabu (10/6/2026).
Baca juga: Lombok Timur Ditunjuk Jadi Lokasi Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bansos 2026
Buka Situs, Masukkan NIK
Proses dimulai dengan mengakses laman perlinsos.kemensos.go.id menggunakan perangkat apapun yang terhubung internet.
Pengguna memasukkan Nomor Induk Kependudukan sebagai identitas awal.
Tapi NIK saja tidak cukup dan ini yang membedakan sistem baru ini dari pendekatan lama yang rentan disalahgunakan.
Verifikasi Wajah dengan Liveness Detection
Setelah NIK dimasukkan, sistem meminta pemindaian wajah secara langsung melalui kamera handphone.
Teknologi yang digunakan adalah liveness detection yang mendeteksi bahwa yang melakukan pendaftaran adalah manusia yang benar-benar hadir secara real-time di depan kamera.
Perwakilan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang memandu demonstrasi, Rahmat Danu Andika, menjelaskan prosesnya secara teknis.
"Barusan yang terjadi adalah satu, dicek bahwa yang bersangkutan betul manusia di depan handphone, dan yang kedua dicek ke Dukcapil sebagai source of truth biometrik populasi Indonesia. Bahkan tanpa meng-input nama, data langsung muncul secara real-time sebagai balikan dari Dukcapil," jelasnya.
Teknologi ini secara langsung menutup celah manipulasi yang selama ini kerap terjadi: tidak bisa lagi menggunakan foto orang lain, tidak bisa memanipulasi video, tidak bisa mendaftarkan orang yang sudah meninggal, dan tidak bisa meminjam identitas orang lain.
Sistem Cek Lintas Database Secara Otomatis
Begitu autentikasi biometrik selesai, sistem tidak langsung mengeluarkan keputusan.
Ia terlebih dahulu menjalankan verifikasi lintas basis data secara terintegrasi dan real-time tanpa perlu ada petugas yang memeriksa manual.
"Begitu pengajuan dilakukan, sistem secara instan akan bertanya ke berbagai sumber data mulai dari kepemilikan kendaraan, status pekerjaan dan upah, konsumsi listrik, hingga kepemilikan aset tanah semuanya database to database secara real time," ujar Rahmat.
| Lombok Timur Ditunjuk Jadi Lokasi Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bansos 2026 |
|
|---|
| 45 Persen Penerima PKH Ditengarai Tidak Lagi Memenuhi Syarat |
|
|---|
| Pengawasan BBPOM di CFD Gerung, Tak Ditemukan Pangan Berbahaya |
|
|---|
| Kemensos Coret Lagi KPM Terindikasi Pakai Rekening Bansos untuk Judol |
|
|---|
| Digitalisasi, Citra Satelit, hingga Metodologi Ilmiah untuk Atasi Kasus Bansos Salah Sasaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/digitalisasi_bansos_lombok_timur_2202998292.jpg)