Jumat, 12 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Cara Kerja Sistem Bansos Digital Kemensos: Scan Wajah, Cek Langsung Hasil

Proses dimulai dengan mengakses laman perlinsos.kemensos.go.id menggunakan perangkat apapun yang terhubung internet.

Tayang:
TRIBUNLOMBOK.COM
DIGITALISASI BANSOS - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melakukan sosialisasi setelah terpilih sebagai salah satu dari 42 kabupaten/kota di Indonesia yang akan menjadi lokasi perluasan uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada tahun 2026. Kementerian Sosial membangun sistem digitalisasi bansos sebagai bagian dari reformasi tata kelola.  

Ringkasan Berita:
  • Kementerian Sosial membangun sistem digitalisasi bansos sebagai bagian dari reformasi tata kelola. 
  • Hasil akhir sistem bukan hanya "layak" atau "tidak layak" melainkan juga dilengkapi dengan alasan yang terukur dan bisa ditelusuri. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Mendaftar bantuan sosial (Bansos) dari handphone, tanpa perlu antre di kantor desa, tanpa perlu membawa berkas-berkas kertas, dan langsung tampak hasilnya. 

Kementerian Sosial membangun sistem digitalisasi bansos sebagai bagian dari reformasi tata kelola. 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut langkah ini sebagai sistem perlindungan sosial yang berbasis data, transparan, dan akuntabel.

"Melalui sistem ini, setiap pengajuan bansos dapat langsung diketahui hasilnya, termasuk alasan diterima atau ditolak. Ini penting untuk menghindari perdebatan di lapangan dan meningkatkan kepercayaan publik," ujar Gus Ipul di hadapan Komisi VIII DPR RI, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Lombok Timur Ditunjuk Jadi Lokasi Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bansos 2026

Buka Situs, Masukkan NIK

Proses dimulai dengan mengakses laman perlinsos.kemensos.go.id menggunakan perangkat apapun yang terhubung internet. 

Pengguna memasukkan Nomor Induk Kependudukan sebagai identitas awal.

Tapi NIK saja tidak cukup dan ini yang membedakan sistem baru ini dari pendekatan lama yang rentan disalahgunakan.

Verifikasi Wajah dengan Liveness Detection

Setelah NIK dimasukkan, sistem meminta pemindaian wajah secara langsung melalui kamera handphone. 

Teknologi yang digunakan adalah liveness detection yang mendeteksi bahwa yang melakukan pendaftaran adalah manusia yang benar-benar hadir secara real-time di depan kamera.

Perwakilan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang memandu demonstrasi, Rahmat Danu Andika, menjelaskan prosesnya secara teknis.

"Barusan yang terjadi adalah satu, dicek bahwa yang bersangkutan betul manusia di depan handphone, dan yang kedua dicek ke Dukcapil sebagai source of truth biometrik populasi Indonesia. Bahkan tanpa meng-input nama, data langsung muncul secara real-time sebagai balikan dari Dukcapil," jelasnya.

Teknologi ini secara langsung menutup celah manipulasi yang selama ini kerap terjadi: tidak bisa lagi menggunakan foto orang lain, tidak bisa memanipulasi video, tidak bisa mendaftarkan orang yang sudah meninggal, dan tidak bisa meminjam identitas orang lain.

Sistem Cek Lintas Database Secara Otomatis

Begitu autentikasi biometrik selesai, sistem tidak langsung mengeluarkan keputusan. 

Ia terlebih dahulu menjalankan verifikasi lintas basis data secara terintegrasi dan real-time tanpa perlu ada petugas yang memeriksa manual.

"Begitu pengajuan dilakukan, sistem secara instan akan bertanya ke berbagai sumber data mulai dari kepemilikan kendaraan, status pekerjaan dan upah, konsumsi listrik, hingga kepemilikan aset tanah semuanya database to database secara real time," ujar Rahmat.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved