Selasa, 14 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Update DTSEN Rilis Lebih Cepat, Penerima Bansos Triwulan II Segera Ditetapkan

Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Volume 2 Tahun 2026 mencatat 95,3 juta keluarga dan 289,3 juta individu

Tribunnews.com/Ahmad Wawan Sugandika
UPDATE DTSEN – Proses penerimaan BLTS di Kantor Pos Mataram, Rabu (26/11/2025). Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Volume 2 Tahun 2026 mencatat 95,3 juta keluarga dan 289,3 juta individu. 

Ringkasan Berita:
  • DTSEN Volume 2 mencatat pertambahan data dibandingkan versi sebelumnya. 
  •  Jika pada triwulan sebelumnya DTSEN diserahkan pada tanggal 20 setiap bulannya, kali ini BPS merampungkan proses pemutakhiran dan menyerahkan hasilnya pada tanggal 10 April atau sepuluh hari lebih awal dari jadwal biasanya.

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Volume 2 Tahun 2026 mencatat 95,3 juta keluarga dan 289,3 juta individu. 

BPS menemukan 11.014 Keluarga Penerima Manfaat yang terindikasi salah sasaran.

Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) setiap tiga bulan sekali menjadi salah satu agenda paling kritis dalam tata kelola kesejahteraan nasional.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf — yang akrab disapa Gus Ipul — menerima langsung hasil pemutakhiran DTSEN Volume 2 Tahun 2026 dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Penyerahan data tersebut menandai dimulainya proses penetapan penerima bantuan sosial reguler untuk triwulan ke-II tahun 2026.

Baca juga: Update DTSEN Kini Tiap Tanggal 10 di Awal Triwulan, Bansos Cair Lebih Cepat

Salah satu capaian yang disoroti dalam pertemuan tersebut adalah percepatan penyerahan data. 

Jika pada triwulan sebelumnya DTSEN diserahkan pada tanggal 20 setiap bulannya, kali ini BPS merampungkan proses pemutakhiran dan menyerahkan hasilnya pada tanggal 10 April atau sepuluh hari lebih awal dari jadwal biasanya.

"Atas kesepakatan bersama agar penyaluran bisa lebih cepat, Ibu Kepala BPS beserta jajaran bisa mempercepat penyerahan DTSEN hasil pemutakhiran itu 10 hari lebih cepat — biasanya tanggal 20, kita bisa terima tanggal 10," kata Gus Ipul dikutip dari laman resmi Kemensos. 

Perubahan Data Penerima

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan bahwa DTSEN Volume 2 mencatat pertambahan data dibandingkan versi sebelumnya. 

Perubahan tersebut merupakan hasil dari proses pembaruan yang memperhitungkan kematian berdasarkan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), hasil ground check lapangan, kelahiran baru, serta reaktivasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kartu keluarga.

BPS mengidentifikasi adanya inclusion error yakni keluarga yang tercatat sebagai penerima bansos namun sesungguhnya tidak layak menerima berdasarkan tingkat kesejahteraannya. 

Komponen Pembaruan DTSEN Volume 2

Meninggal (SIAK)
±314.000 jiwa dihapus berdasarkan data administrasi kependudukan.

Meninggal (ground check)
±356.000 jiwa ditemukan meninggal melalui verifikasi lapangan langsung.

Penambahan Baru
Kelahiran baru, reaktivasi NIK, dan pembaruan kartu keluarga yang belum tercatat sebelumnya

Tercatat sebanyak 11.014 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berada di Desil 5 ke atas, artinya mereka tergolong dalam kelompok yang secara ekonomi lebih mampu dibandingkan target penerima bansos.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved