Selasa, 19 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Pesan Ramadan

Transfer Tradisi Ritual Antar Generasi Selama Ramadan

Tiga titik tahapan ritual utama seperti kelahiran, hidup, dan kematian menjadi simpul ritual yang selalu terulang oleh animal symbolicum.

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM
Prof. Dr. Kadri, M.Si - Penulis merupakan Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Mataram. 

Akan lebih bagus jika waktu ngabuburit tersebut dimanfaatkan untuk tadarus dan berdzikir, bukan malah “keluyuran” yang berpotensi melihat atau berinteraksi dengan sesutu atau seseorang yang bisa mengurangi nilai puasa Ramadan. 

Sejatinya anak zaman now harus selektif dalam mengaadopsi ritual pengisi ibadah puasa Ramadan agar dipastikan mempunyai nilai tambah bagi penyempurnaan kualitas ibadah puasa yang dilakukan, sehingga tidak terjebak pada ritual simbolik yang duniawi.

Namun beberapa fakta lain menunjukkan kebanggaan di saat sekumpulan anak muda dengan kesadaran sosialnya menggelar aksi pembagian takjil berbuka puasa gratis di pinggir jalan besar di ibukota dan daerah. 

Ini sungguh menggembirakan karena sejak muda sudah mulai membangun kesadaran dan kepedulian sosial sehingga diprediksi mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tajam empati sosialnya dan kuat nilai-nilai religiusnya. 

Jika kita terlibat dalam i’tiqaf di malam-malam akhir Ramadan pada masjid-masjid besar di setiap daerah, kita sangat senang dengan kehadiran anak-anak muda yang menempati sudut-sudut masjid untuk beri’tikaf dan qiyaamullail. 

Ini adalah warisan ritual yang bagus kepada mereka dan dengan peer group-nya mereka saling mengajak sehingga telah menjadi bagian dari gaya hidup anak zaman now di akhir Ramadan.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved