Berita Kota Mataram
WN Pakistan Mengamuk di Mataram, Diduga Ingin Bawa Anak ke Luar Negeri
Warga Pakistan diduga mengamuk di rumah istrinya di Ampenan diduga akibat perselisihan soal rencana membawa anak ke Pakistan.
Ringkasan Berita:
- Warga Pakistan diduga mengamuk di rumah istrinya di Ampenan diduga akibat perselisihan soal rencana membawa anak ke Pakistan tanpa persetujuan istri.
- Polisi segera mengamankan lokasi, melakukan pendekatan persuasif, dan berkoordinasi dengan lurah untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Warga negara Pakistan mengamuk di rumah istrinya di Lingkungan Sembalun, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Senin malam (23/03/2026).
Peristiwa ini diduga dipicu perselisihan keluarga terkait rencana membawa anak kandungnya ke Pakistan tanpa persetujuan sang istri.
Kapolsek Ampenan, Ahmad Majmuk, mengatakan, pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan masyarakat setelah mendapat laporan melalui Call Center 110.
“Mendapat laporan tersebut, personel kami segera mendatangi lokasi untuk memberikan pengamanan dan mencegah agar tidak terjadi gangguan kamtibmas,” ujar Majmuk dalam keterangan tertulis.
Baca juga: Pemprov NTB Tolak Rencana Bulog Impor 15 Ribu Ton Beras dari Myanmar dan Pakistan
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendekatan persuasif guna meredam situasi dan memastikan keselamatan semua pihak.
Selain itu, kepolisian berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Kami berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Kehadiran Polri di sini semata-mata untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah gangguan kamtibmas,” tambah Ahmad Majmuk.
Polsek Ampenan mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan keluarga dan melaporkan potensi gangguan keamanan kepada pihak berwajib.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/WARGA-PAKISTAN-MENGAMU-2026.jpg)