Senin, 27 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Kota Mataram

WN Pakistan Mengamuk di Mataram, Diduga Ingin Bawa Anak ke Luar Negeri

Warga Pakistan diduga mengamuk di rumah istrinya di Ampenan diduga akibat perselisihan soal rencana membawa anak ke Pakistan.

Editor: Idham Khalid
Humas Polresta Mataram
MEDIASI - Personel Polsek Ampenan melakukan pendekatan persuasif untuk meredam amukan warga negara Pakistan di Lingkungan Sembalun, Kelurahan Tanjung Karang, Mataram, Senin malam (23/03/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Warga Pakistan diduga mengamuk di rumah istrinya di Ampenan diduga  akibat perselisihan soal rencana membawa anak ke Pakistan tanpa persetujuan istri.

  • Polisi segera mengamankan lokasi, melakukan pendekatan persuasif, dan berkoordinasi dengan lurah untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Warga negara Pakistan mengamuk di rumah istrinya di Lingkungan Sembalun, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Senin malam (23/03/2026).

Peristiwa ini diduga dipicu perselisihan keluarga terkait rencana membawa anak kandungnya ke Pakistan tanpa persetujuan sang istri.

Kapolsek Ampenan, Ahmad Majmuk, mengatakan, pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan masyarakat setelah mendapat laporan melalui Call Center 110.

“Mendapat laporan tersebut, personel kami segera mendatangi lokasi untuk memberikan pengamanan dan mencegah agar tidak terjadi gangguan kamtibmas,” ujar Majmuk dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Pemprov NTB Tolak Rencana Bulog Impor 15 Ribu Ton Beras dari Myanmar dan Pakistan

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendekatan persuasif guna meredam situasi dan memastikan keselamatan semua pihak.

Selain itu, kepolisian berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Kami berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Kehadiran Polri di sini semata-mata untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah gangguan kamtibmas,” tambah Ahmad Majmuk.

Polsek Ampenan mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan keluarga dan melaporkan potensi gangguan keamanan kepada pihak berwajib.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved