Senin, 27 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Optimalkan Potensi Pesisir, Mataram Komitmen Ikuti Penganugerahan Bidang Kelautan dan Perikanan

Selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, Pemkot Mataram melakukan penguatan fungsi ekologis untuk mencegah abrasi dan kerusakan lingkungan.

Penulis: Laelatunniam | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/Dzul Fikri
KOMINFO - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, Muhammad Ramadhani saat berbicara dalam Edu Fair 2026 Tribun Lombok, Sabtu 11 April 2026. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Pemerintah Kota Mataram menyatakan kesiapannya mengikuti penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2026. 

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian ekologis di wilayah pesisir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, Muhammad Ramadhani, mengungkapkan bahwa keikutsertaan ini merupakan arahan langsung dari pimpinan daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas inovasi yang telah dijalankan.

"Pak Wali Kota berikhtiar mengikuti penganugerahan penghargaan dari Presiden RI Satyalancana Wira Karya Bidang Pengelolaan Kelautan dan Perikanan Tahun 2026," ujar Ahmad Ramdhani saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).

Baca juga: Wujudkan Ekonomi Biru, Pemkot Mataram Tata Kawasan Pesisir Jadi Pusat Wisata Kuliner dan Bahari

Fokus pada Ekonomi dan Ekologis Pesisir

Ramadhani menekankan bahwa angle utama dari usulan ini adalah konsistensi Pemerintah Kota Mataram dalam mengembangkan potensi pesisir secara berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada peningkatan kesejahteraan nelayan dan ekonomi masyarakat pesisir, tetapi juga pada penguatan fungsi ekologis untuk mencegah abrasi dan kerusakan lingkungan.

"Komitmen Pemerintah Kota Mataram dalam pengembangan potensi ekonomi dan ekologis pesisir ini menjadi poin fundamental. Kita ingin menunjukkan bahwa pengelolaan kelautan di Mataram dilakukan dengan visi jangka panjang," tambahnya.

Profil Pesisir Mataram: Kecil Namun Vital

Meski hanya memiliki luas daratan 60,20 km⊃2;, Kota Mataram memiliki posisi geopolitik yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Selat Lombok di sisi barat. Dengan panjang garis pantai sejauh 8,17 km, kawasan pesisir Mataram terkonsentrasi di dua kecamatan utama, yaitu Sekarbela dan Ampenan.

Kawasan ini bukan sekadar wilayah tepi laut, melainkan pusat aktivitas yang padat. Tercatat, pesisir Mataram menampung sekitar 16 persen populasi kota atau sekitar 76.000 jiwa. Dengan total penduduk kota mencapai 452.410 jiwa dan kepadatan rata-rata 7.000 jiwa/km⊃2;, pengelolaan pesisir menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi pemerintah daerah.

Sentra Infrastruktur Energi Nasional

Selain menjadi ruang hidup bagi ribuan nelayan, kawasan pesisir Mataram juga merupakan lokasi objek vital nasional. Di wilayah ini terdapat infrastruktur energi penting, yakni Pembangkit Listrik dan Terminal BBM (TBBM) Ampenan. 

Keberadaan aset strategis ini menuntut pemerintah kota memiliki kebijakan pengelolaan wilayah laut yang mampu menyinergikan kebutuhan industri, keamanan energi, dan kelestarian lingkungan masyarakat lokal.

Mekanisme Seleksi Ketat

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi membuka usulan calon penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2026. 

Penghargaan ini ditujukan bagi kepala daerah dan kepala perangkat daerah yang dinilai memiliki inovasi menonjol di sektor kelautan.

Berdasarkan surat resmi bernomor 800.1.12.8/e.175/BAK, pemberian tanda kehormatan ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2024. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari negara bagi mereka yang berhasil mengimplementasikan kebijakan inovatif dalam memajukan potensi kelautan di daerahnya.

Mekanisme dan Syarat Pengusulan

Mekanisme pengusulan harus dilakukan secara berjenjang. Berikut adalah poin-poin penting bagi daerah yang ingin berpartisipasi:

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved