Selasa, 21 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Hari Kartini 2026

Semangat Kartini di Mataram: Menumbuhkan Bibit Pemimpin Perempuan Sejak Dini

Peringatan Hari Kartini di Mataram difokuskan pada penguatan kesetaraan gender dan lahirnya pemimpin perempuan.

Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/Ahmad Wawan Sugandika
PERINGATAN HARI KARTINI - Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, M. Yusuf saat ditemui di Kantor Wali Kota Mataram, Selasa (21/4/2026). Peringatan Hari Kartini di Mataram difokuskan pada penguatan kesetaraan gender dan lahirnya pemimpin perempuan. 
Ringkasan Berita:
  • Peringatan Hari Kartini di Mataram difokuskan pada penguatan kesetaraan gender dan lahirnya pemimpin perempuan. 

  • Sekolah tetap jalankan pembelajaran normal sambil menanamkan nilai emansipasi Kartini sejak dini. 

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Peringatan Hari Kartini di Kota Mataram tahun 2026 membawa pesan mendalam bagi dunia pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, M. Yusuf, menekankan bahwa esensi dari perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah upaya filosofis untuk mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin perempuan masa depan di bawah semangat emansipasi.

Kepada TribunLombok.com, M. Yusuf menjelaskan bahwa filosofi utama dari peringatan ini adalah pengutamaan kesetaraan gender di lingkungan sekolah. 

Dia menekankan bahwa momentum perayaan hari kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April ini menjadi titik awal bagi siswa perempuan untuk berani tampil sebagai pemimpin.

“Ini kan filosofinya mengedepankan gender kan ya. Kita berharap para pemimpin-pemimpin perempuan tumbuh ya untuk melaksanakan emansipasi RA Kartini,” ucap M. Yusuf saat ditemui, Selasa (21/4/2026).

Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan sejarah, seluruh sekolah di Kota Mataram menggelar upacara bendera dengan suasana berbeda. 

Para siswa tampak antusias mengenakan beragam pakaian adat, sementara para tenaga pendidik atau guru turut menyemarakkan suasana dengan mengenakan pakaian batik.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Sitti Rohmi Ajak Perempuan NTB Optimis Raih Pendidikan

Lebih lanjut, Yusuf menekankan bahwa sekolah memiliki peran krusial dalam membentuk karakter siswi agar mampu meneladani sosok Raden Ajeng Kartini

Upaya ini dilakukan dengan mendidik mereka menjadi kader-kader perempuan yang tangguh sejak usia sekolah.

“Ya melatih, kan melatih para kader-kader perempuan ya dari sejak dididik bagaimana meneladani daripada Raden Ajeng Kartini,” tambahnya.

Meskipun diisi dengan kegiatan peringatan, M. Tusuf di Dinas Pendidikan memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar tetap menjadi prioritas utama.

Yusuf menegaskan bahwa tidak ada acara khusus yang mengganggu jam pelajaran, para siswa tetap mengikuti jadwal sekolah secara normal sebelum pulang pada waktu yang telah ditentukan.

Dengan semangat ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan Kartini tidak hanya berhenti pada pakaian adat yang dikenakan, “tetapi benar-benar meresap dalam jiwa para siswi untuk menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved