Jumat, 5 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Ramadan 2026

Pemkot Mataram Antisipasi Kenakalan Remaja Selama Ramadan, Balap Liar hingga Perang Petasan

Perlu pembekalan khusus kepada para siswa sekolah sebelum memasuki masa libur bulan puasa

Tayang:
DOK. HUMAS POLRESTA MATARAM
BALAP LIAR - Polsek Mataram dan Satuan Sabhara Polresta Mataram saat menyita dan membubarkan kumpulan pemuda yang diduga akan melancarkan aksi balap liar, di Jalan Udayana, Kota Mataram, Minggu (15/1/2023). Perlu pembekalan khusus kepada para siswa sekolah sebelum memasuki masa libur bulan puasa. 
Ringkasan Berita:
  • Perlu pembekalan khusus kepada para siswa sekolah sebelum memasuki masa libur bulan puasa.
  • Langkah ini dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai risiko dari aktivitas yang tidak bermanfaat.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Pemerintah Kota Mataram mengantisipasi munculnya aktivitas negatif remaja selama Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026.

Selama ramadan, potensi terjadinya gangguan keamanan seperti balap liar, perang sarung, hingga penyalahgunaan petasan meningkat.

Asisten 1 Setda Kota Mataram, Lalu Martawang telah menginstruksikan pembekalan khusus kepada para siswa sebelum memasuki masa libur. 

Langkah ini dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai risiko dari aktivitas yang tidak bermanfaat. 

“Untuk memastikan bahwa mereka tidak ada untungnya terlibat perang sarung, main panco, lalu kemudian perang petasan dan lain sebagainya,” ucap Martawang saat ditemui TribunLombok.com, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: 27 Kendaraan Balap Liar saat Ramdan Disita Polres Lombok Tengah

Pemerintah Kota Mataram juga telah membentuk tim terpadu yang akan melakukan pemantauan dan pengawasan intensif di berbagai titik rawan. 

Identifikasi terhadap lokasi-lokasi yang kerap menjadi arena balap liar dan perang sarung pada tahun-tahun sebelumnya pun telah rampung dilakukan. 

Martawang menjelaskan, Pemkot Mataram juga telah berkoordinasi erat dengan aparat kepolisian untuk memetakan wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. 

“Teman-teman dari Polres juga sudah menyampaikannya ke kami mengenai lokasi-lokasi yang perlu menjadi atensi bersama untuk kita,” lanjutnya.

Melalui langkah-langkah ini, Pemerintah Kota Mataram mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

“Orang tua juga kita harapkan lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat  mengganggu kekhusyukan umat Islam dalam melaksanakan peribadatan di pengujung bulan suci Ramadan,” pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved