Lebih dari Sekadar Taman, RTH Pagutan Jadi Panggung Para Pemburu Sehat
RTH Pagutan Kota Mataram menjadi ruang favorit warga untuk berolahraga dan bersantai karena udara sejuk dan suasana yang nyaman.
Ringkasan Berita:
- RTH Pagutan Kota Mataram menjadi ruang favorit warga untuk berolahraga dan bersantai karena udara sejuk dan suasana yang nyaman.
- Pengunjung berharap kebersihan lebih terjaga serta pembatasan kendaraan bermotor di jalur olahraga agar kenyamanan tetap terjaga.
TRIBUNLOMBOK.COM - Mencari tempat untuk sekadar bernapas lega di tengah Kota Mataram bukan sesuatu yang sulit, ada beberpa ruang terbuka hijau (RTH) yang tersedia, satu di antaranya RTH Pagutan yang kini jadi primadona warga kota untuk berolahraga.
Ada sesuatu yang berbeda di sini, udara yang lebih ringan, rimbun pohon yang meneduhkan, dan energi positif dari orang-orang yang sibuk mengejar sehat.
Kawasan ini bukan lagi sekadar lahan hijau di peta kota, melainkan pelarian bagi mereka yang rindu akan ketenangan di tengah hiruk-pikuk rutinitas.
Kawasan ini bukan sekadar taman, ia telah berubah menjadi panggung sosial bagi warga Mataram.
Dari kejauhan, kita akan melihat orang-orang berlari dengan peluh bercucuran, ada lansia yang berjalan santai, hingga keluarga kecil yang hanya ingin duduk-duduk menikmati sisa hari.
Di tengah keriuhan itu, mata saya tertuju pada sosok perempuan yang tampak begitu bersemangat melakukan gerak fisik.
Ia adalah Ibu Anaziel. Sebagai salah satu pengunjung setia, ia tidak hanya datang untuk mencari udara segar, tapi punya misi pribadi untuk kesehatan jangka panjangnya.
"Biar sehat, juga di sini tuh adem, enak, nyaman, bisa menurunkan berat badan biar kurus," ujarnya kepada saya sambil menyunggingkan senyum lebar.
Bagi ibu dua anak ini, RTH Pagutan adalah kawan dalam perjalanannya menuju hidup sehat. Namun, di balik antusiasmenya, Ibu Anaziel menyimpan harapan yang tulus. Ia ingin tempat 'pelariannya' ini tetap terjaga kecantikannya.
"Harapannya sampahnya bisa dikurangi dan lebih bersih lagi. Selain itu, kendaraan yang tidak berkepentingan sebaiknya tidak lewat jalur ini, karena ini tempat olahraga," tambahnya.
Melangkah lebih jauh ke area dalam, saya bertemu dengan anak muda bernama Riski yang juga sedang berolahraga.
"Di sini udaranya sejuk, nyaman, dan ada penjual yang dekat, jadi kalau haus bisa langsung beli," katanya santai.
Bagi Riski, kemudahan-kemudahan kecil seperti akses minuman di sekitar lokasi adalah daya tarik tersendiri yang membuat olahraga tidak terasa seperti beban.
Ia berharap tempat ini tidak pernah sepi, justru ia ingin gelombang semangat sehat ini menular ke lebih banyak orang.
"Semoga ke depannya makin ramai, makin banyak yang olahraga di sini, dan bisa saling memotivasi satu sama lain," ungkapnya dengan binar mata penuh semangat.
| Polisi Tangkap Pria Diduga ODGJ Bawa Pisau di Selaparang |
|
|---|
| Keluarga Berharap Kasus Kematian Mahasiswi di Kamar Kos Gomong Segera Terungkap |
|
|---|
| Pemkot Mataram Ingatkan Pemilik Kos Patuhi Perda |
|
|---|
| Pihak Keluarga Minta Publik Tidak Sembarangan Menerka-nerka, Harap Pelaku Dihukum Setimpal |
|
|---|
| SSB Pakargent Tuan Rumah Piala Suratin dan Piala Presiden Kota Mataram 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Suasana-warga-Mataram-berolahraga-di-RTH-Pagutan.jpg)