Rabu, 8 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Kuliner Bima

Mengenal Kue Mata Pisang, Kudapan Tradisional Khas Bima

Salah satu kuliner tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Bima adalah kue Mata Pisang.

Editor: Laelatunniam
resepdapur88
KULINER BIMA - Kue mata pisang khas Bima. Kue ini merupakan camilan khas yang terbuat dari adonan ubi kayu yang diparut halus, dengan potongan pisang kepok yang diletakkan di tengahnya. 

TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA - Salah satu kuliner tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Bima adalah kue Mata Pisang.

Kue ini merupakan camilan khas yang terbuat dari adonan ubi kayu yang diparut halus, dengan potongan pisang kepok yang diletakkan di tengahnya.

Nama "Mata Pisang" sendiri mengacu pada bentuk tampilannya potongan pisang yang terlihat jelas di bagian tengah kue, menyerupai mata.

Kue ini biasanya disajikan sebagai makanan ringan, baik setelah makan berat maupun sebagai teman minum teh atau kopi di sore hari.

Proses pembuatannya cukup sederhana namun membutuhkan ketelatenan.

Adonan ubi kayu yang sudah dibumbui dengan gula, garam, dan kadang pewarna makanan, dibentuk menyerupai lontong dengan pisang kapok di dalamnya.

Setelah itu, dibungkus dengan plastik atau daun pisang dan dikukus dalam dandang selama sekitar satu jam.

Setelah matang, kue dipotong-potong dan disajikan dengan taburan kelapa parut yang telah dicampur sedikit gula.

Warna alami kuning dari ubi kayu sering kali dibiarkan tanpa tambahan pewarna, meskipun beberapa orang menambahkan warna merah atau biru untuk mempercantik tampilan.

Mata Pisang juga kerap dijumpai di pasar-pasar tradisional Bima maupun dijajakan oleh penjual keliling di kampung-kampung.

Kelezatan rasanya dan teksturnya yang lembut menjadikannya sebagai salah satu kudapan favorit masyarakat setempat, terutama saat disandingkan dengan es serut atau minuman hangat.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved