Perpustakaan Komunitas Lentera Bendrang Resmi Dibuka di Desa Jenggik
Perpustakaan Komunitas Lentera Bendrang, hasil kolaborasi Rumah Senja Indonesia dan Terang Bendrang Foundation — resmi dibuka
Komunitas yang memahami isu lingkungan akan lebih kritis terhadap agenda SDG 13, Penanganan Perubahan Iklim. Juga Pendidikan berkualitas (SDG 4), dalam logika ini, bukan sebagai tujuan akhir melainkan gerbang pintu masuknya.
Hal lain yang membedakan model Lentera Bendrang adalah posisi komunitas. Dalam banyak inisiatif pembangunan, masyarakat ditempatkan sebagai penerima manfaat: pasif, perlu dibina, perlu diintervensi.
Di tempat ini, pendekatannya berbeda. Warga dilibatkan sejak awal, dari pemetaan kebutuhan hingga pengelolaan harian.
Asumsinya jelas — komunitas tahu paling baik apa yang mereka butuhkan, dan keberlanjutan hanya mungkin jika kepemilikan benar-benar ada di tangan mereka.
Prinsip "no one left behind" yang sering muncul sebagai jargon dalam dokumen pembangunan diuji di sini dalam bentuknya yang paling konkret.
Anak yang belum lancar membaca, perempuan yang baru kembali ke ruang belajar setelah puluhan tahun, lansia yang ingin sekadar mendengarkan: semua punya tempat. Tidak ada syarat keaksaraan untuk masuk.
Tentu, tantangannya tidak mudah. Inisiatif berbasis komunitas di Indonesia kerap berhenti di tahap pilot, kehilangan dukungan setelah peresmian, atau gagal bertahan begitu pendirinya melepas tangan.
Lentera Bendrang masih harus membuktikan bahwa modelnya bisa berjalan dalam jangka panjang, di luar momentum awal.
Tapi cara ia memandang perpustakaan,bukan sebagai gudang buku, melainkan sebagai ruang yang mengikat berbagai isu pembangunan di satu titik akar rumput adalah pergeseran cara berpikir yang layak diperhatikan oleh siapa pun yang serius bekerja di isu literasi di Indonesia.
(*)
| NTB Perkuat Literasi Politik dan Hukum untuk Wujudkan Demokrasi yang Sehat |
|
|---|
| Menyelami Realitas Sosial NTB Lewat Karya Seni: Dari Kemiskinan hingga Sulitnya Akses Pendidikan |
|
|---|
| Kunjungan Perpustakaan Mataram Tembus 31.500 Orang, Lampaui Target Awal |
|
|---|
| Perpustakaan Kota Mataram Hadir dengan Wajah Baru, Koleksi 60 Ribu Buku dan Fasilitas Modern |
|
|---|
| Gedung Serbaguna Perpustakaan Mataram Diresmikan, Dukung Literasi Inklusif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/perpustakan_lentera_bendrang_202028.jpg)