Jumat, 24 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Gunung Rinjani

Heboh Video Bule Pendaki Mandi Air Panas di Gunung Rinjani Pakai Bikini

Mandi di air panas Gunung Rinjani tidak diperkenankan memakai sabun ataupun sampo serta menggunakan pakaian sopan.

Penulis: Toni Hermawan | Editor: Wahyu Widiyantoro
Tangkap layar Instagram @rinjaniindonesia
MANDI AIR PANAS - Beredar video pendaki mancanegara menggunakan bikini saat mandi di pemandian air panas di jalur menuju Torean, tepatnya di bawah Gua Susu, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akun Instagram @rinjaniindonesia mengunggah video empat hari lalu dan hingga Selasa (19/8/2025) sudah 5.769 kali dibagikan dan mendapatkan 20,8 ribu suka. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Beredar video pendaki mancanegara menggunakan bikini saat mandi di pemandian air panas di jalur menuju Torean, tepatnya di bawah Gua Susu, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Akun Instagram @rinjaniindonesia mengunggah video empat hari lalu dan hingga Selasa (19/8/2025) sudah 5.769 kali dibagikan dan mendapatkan 20,8 ribu suka.

Ketua Asosiasi Trekking Senaru (Atos) Munawir mengakui, mandi di air panas tidak diperkenankan memakai sabun ataupun sampo serta menggunakan pakaian sopan. 

“Kita melihatnya gak sopan juga, kita dari asosiasi menyayangkan itu,” kata Munawir, Selasa (19/8/2025). 

Dia menyebut, biasanya tamu diarahkan untuk menggunakan pakai pakaian sopan (handuk) dari tenda menuju ke pemandian air panas.

Baca juga: Daftar Grade Tingkat Kesulitan 6 Jalur Pendakian Gunung Rinjani

“Tamu diarahkan memakai baju di tenda, nanti ganti pakaian dekat sana. Gak seharusnya dia jalan jauh dari camp (menggunakan pakaian tidak sopan),” sambungnya.

Munawir menduga, kejadian ini lantaran kurang mendapatkan  atensi dari guide.

“Kita TO dan guide memberikan perhatian, jangan pakai itu lah gak sopan,” ucapnya.

Dia mengakui  wisatawan mancanegara atau bule memahami dan menghargai apabila diceritakan mengenai hal-hal mistis,  kearifan lokal dan adat. 

“Mereka menerima kalau dikasih tahu,  tidak pernah nakal dan mengelak,” ujarnya.

Baca juga: Gunung Rinjani Masuk Grade IV atau Sulit: Bukan untuk Pendaki Pemula, Wajib Punya Asuransi Premium

Etika Pendakian Gunung Rinjani

Terhadap fenomena ini, dia menilai perlu perhatian bersama mengenai etika di Gunung Rinjani, lantaran tempat tersebut dipercaya sebagai tempat yang sakral.

“TO guide ataupun porter kita sampaikan jangan di up hal-hal gak penting,  kalau yang indah silakan,” pungkasnya.

Gunung Rinjani merupakan gunung api aktif tertinggi kedua di Indonesia yang berada di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung yang sakral bagi masyarakat suku Sasak yang mendiami Pulau Lombok ini memiliki kaldera di mana terdapat Gunung Baru Jari dan Danau Segara Anak.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved