Berita Bima

Pemkot Bima Berencana Bangun Taman dan Alun-Alun di Lapangan Serasuba dengan Anggaran Rp4 Miliar

Kawasan Serasuba tidak hanya akan berfungsi sebagai taman kota, tetapi juga dilengkapi dengan alun-alun

Penulis: Andi Hujaidin | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/ANDI HUJAIDIN
PEMBANGUNAN TAMAN - Lapangan Serasuba Kota Bima. Kawasan Serasuba tidak hanya akan berfungsi sebagai taman kota, tetapi juga dilengkapi dengan alun-alun. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Andi Hujaidin

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Pemerintah Kota Bima berencana akan membangun taman dan alun-alun di Lapangan Serasuba.

Adapun anggarannya senilai Rp4 miliar dengan tujuan sebagai pusat rekreasi masyarakat. 

"Salah satu langkah strategis yang diambil adalah membangun Taman dan Alun-Alun Serasuba, yang dirancang menjadi ikon baru sekaligus pusat rekreasi masyarakat," jelas Wali Kota Bima A Rahman H Abidin Jumat (23/5/2025).

Pembangunan taman dan alun-alun yang berlokasi di kawasan Serasuba tersebut merupakan bagian dari realisasi janji kampanye.

"Proyek ini direncanakan menelan anggaran sebesar kurang lebih Rp 4 miliar, dengan dukungan perencanaan dari konsultan teknis profesional," kata dia.

Baca juga: Berburu Takjil di Hari Pertama Ramadan, Lapangan Serasuba Jadi Tempat Favorit Warga Bima

Dalam desainnya, sambung Aji Man, kawasan Serasuba tidak hanya akan berfungsi sebagai taman kota, tetapi juga dilengkapi dengan alun-alun, area bermain, jalur santai, dan zona kuliner bagi masyarakat.

“Taman ini akan menjadi ruang publik yang nyaman dan menarik bagi warga. Kita juga akan menata para pedagang kaki lima (PKL) di sekitarnya dengan menyediakan tenda standar berwarna putih agar lebih tertib dan estetis," sambungnya.

Di sisi lain, Konsep revitalisasi tersebut terinspirasi dari taman-taman kota yang sukses menciptakan ruang interaksi sosial dan pariwisata lokal, seperti Taman Sangkareang di Kota Mataram. 

Pemerintah berharap kehadiran Taman dan Alun-Alun Serasuba tidak hanya memperindah kota, tetapi juga menjadi destinasi wisata lokal yang menggerakkan ekonomi warga.

Selain menjadi pusat rekreasi, kawasan ini akan memberikan ruang yang representatif bagi berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari olahraga, seni budaya, hingga acara pemerintahan.

Dengan hadirnya proyek ini, Pemerintah Kota Bima berharap partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang dibangun secara baik, serta memperkuat rasa memiliki terhadap ruang-ruang publik kota.

"Ini adalah bagian dari upaya kita menjadikan Kota Bima sebagai kota yang semakin maju, nyaman dihuni, dan membanggakan," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved