Berita Mataram

Wali Kota Mataram Mohan Geram karena Lurah Lamban Bentuk Koperasi Merah Putih

Pembentukan Koperasi Merah Putih di 50 kelurahan di Kota Mataram terkesan jalan di tempat

TRIBUNLOMBOK.COM/WAWAN SUGANDIKA
PEMBENTUKAN KOPERASI - Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (22/5/2025). Pembentukan Koperasi Merah Putih di 50 kelurahan di Kota Mataram terkesan jalan di tempat. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana geram atas lambannya pembentukan Koperasi Merah Putih

Apalagi, batas waktu pembentukan Kopdes yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto ini pada 31 Juni 2025. 

"Yang merespons memang baru beberapa kelurahan saja, jadi belum semua kelurahan aktif,” ucap Mohan, Kamis (22/5/2025).

50 kelurahan di Kota Mataram, dalam pemantauannya, bahkan tidak bergerak sama sekali sehingga jalan di tempat. 

Indikatornya dari musyawarah di tingkat kelurahan dengan capaian yang minim.

Baca juga: Pemprov NTB Siapkan Rp1,1 Miliar untuk Pembentukan Koperasi Merah Putih

Padahal pengurusan akta dan notaris harus tuntas selambat-lambatnya 30 Juni 2025.

Apalagi setiap kelurahan sudah dibantu pembiayaan untuk pengurusan akta dan notaris yang merupakan sharing dengan Pemprov NTB.

"30 Juni nanti semua koperasi (harus) sudah memiliki akta pendirian,” tegasnya.

Di sisi lain, anggaran pendukung lainnya juga sudah disiapkan dari hasil efisiensi APBD Kota Mataram 2025.

"Kita sudah prepare sejak awal, dari efisiensi anggaran kita bisa (mengefisiensi) Rp 31 miliar, itu sebagai bagian dari kita mempersiapkan pembiayaan berkaitan untuk koperasi ini. Tapi tentu pemerintah pusat akan memberikan penuh pembiayaan berkaitan dengan koperasi ini," ujarnya.

Adapun modal untuk pembentukan koperasi ini akan bersumber dari APBN, APBD, APBDes, serta sumber lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Saya minta sekali lagi kepada lurah untuk menyegerakan persiapan program koperasi. Jangan sembrono, harus rapi. Ini bukan sekadar badan hukum, ini bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi ini ada proyeksi untuk tujuan lebih besar untuk menyejahterakan masyarakat," tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram Baiq Mirdiati juga mengingatkan agar lurah serius menggarap pembentukan Koperasi Merah Putih.

"Jangan sampai di awalnya saja (bersemangat), jangan sampai ada koperasi (yang berdiri), tapi belum pertengahan jalan sudah bubar. Itu yang kita tidak inginkan," kata Mirdiati.

Mirdiati mengingatkan agar Pemkot Mataram benar-benar fokus dalam membentuk koperasi karena fasilitas pendukung sudah disiapkan. 

"Dari sisi permodalan, kita perlu sosialisasikan dulu lah, nanti sifatnya seperti apa, sehingga nanti terlaksana keuangannya," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved