Sirkuit Mandalika

Mandalika Incar Investor Kelas Kakap Lewat Kehadiran 25 Dubesdi di Gelaran GT World Challenge Asia

Tarik investor, 25 dubes negara sahabat akan mengunjungi Sirkuit Internasional Mandalika untuk menonton ajang GT World Challenge Asia

Penulis: Sinto | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
PELUANG INVESTASI - Direktur Commercial ITDC, Troy Reza Warokka (kiri) saat mendampingi direktur Injourney Maya Watono (dua dari kanan) di Mandalika, Kamis (17/4/2025). Sebanyak 25 duta besar (dubes) negara sahabat akan mengunjungi Sirkuit Internasional Mandalika dalam ajang GT World Challenge Asia. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Sebanyak 25 duta besar (dubes) negara sahabat akan mengunjungi Sirkuit Internasional Mandalika untuk menonton ajang GT World Challenge Asia, tanggal 9-11 Mei mendatang. 

Mereka akan hadir pada hari kedua GT World Challenge Asia tepatnya pada tanggal tanggal 10 Mei 2025. Para dubes ini merupakan peserta Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS). 

IGS merupakan inisiatif dari Direktorat Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI untuk meningkatkan citra Indonesia di mata publik internasional dengan mempromosikan potensi berbagai daerah di bidang ekonomi, pariwisata, budaya, dan kuliner. 

Duta besar negara sahabat yang hadir yaitu Belanda, Jerman, Rusia, Inggris, Perancis, Swiss, Italia, Belgia, Amerika Serikat, New Zealand, Australia, Malaysia, Singapura, India, China, Kanada, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Brunei Darussalam, Hong Kong, Qatar, Arab Saudi. 

Direktur Commercial ITDC, Troy Reza Warokka mengatakan, kehadiran dubes ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia sebagai alat diplomasi budaya. 

"Termasuk pula membuka peluang investasi pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan The Mandalika, serta menunjukkan kesiapan The Mandalika sebagai destinasi dengan hospitality international," jelas Troy kepada Tribun Lombok saat mendampingi Direktur Injourney Maya Watono di Mandalika, Kamis (17/4/2025). 

Dikatakan Troy, kehadiran 25 dubes ini adalah bagian dari strategi menarik investor dari luar negeri melalui para Dubes.

Ia meyakini, dubes menjadi rujukan pengusaha masuk di Indonesia. Sebelum pengusaha masuk ke Indonesia, maka Dubesnya dahulu ditanya. 

Baca juga: Gubernur Lalu Iqbal Sebut Pergeseran Anggaran Kedua untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Sumbawa

Pihaknya mengharapkan supaya dubes memberikan sambitan yang positif mengenai Mandalika, supaya ada investasi masuk yang kembali ke Mandalika dengan menggunakan kerjasama antara ITDC, Injourney, Kemenlu dan MGPA dengan kekuatan Sirkuit Mandalika

Lebih lanjut, Troy menyebutkan, segala hal yang dilakukan oleh ITDC harus memberikan dampak secara ekonomi. Dirinya sebagai direktur komersial, selalu menekankan bahwa yang paling penting adalah memberikan dampak bisnis kepada masyarakat NTB. 

"Perlu disampaikan juga bahwa rata-rata pembalap GT World Challenge Asia adalah para taipan, para pengusaha. Dan beberapa diantara mereka juga Alhamdulillah sudah deal dengan ITDC untuk membangun luxury garage yang melakukan prosesnya dengan tim bisnis dari ITDC," jelas Troy. 

Dengan demikian, kata Troy, untuk menjaring investasi membutuhkan effort yang lebih. Hal ini bukan karena masalah kerja ITDC saja, namun bagaimana agar Injourney, ITDC dan MGPA dibantu pula dengan yang lain utamanya Pemprov NTB. 

Beberapa hal yang diperlukan bantuannya oleh ITDC dari Pemprov adalah kemudahan investasi, perizinan, bea cukai menjadi hal yang sangat penting dalam dunia investasi. 

Troy menyebutkan, GT World Challenge Asia 2025 dan Indonesia Gastrodiplomacy menjadi dua wajah The Mandalika.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved